Alat ini menggunakan jukung motor yang besar yang dapat beroperasi sampai dengan 2 minggu atau lebih.
Adapun penyebaran ikan Cakalang di Indonesia meliputi Samudera Indonesia, pantai barat Sumatera, Selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, perairan Indonesia Timur meliputi Laut Banda, Laut Flores, Laut Maluku dan Laut Makassar.
Penangkapan ikan Cakalang dapat dilakukan sepanjang tahun. Namun, penentuan lokasi penangkapan ini ditentukan oleh musim berbeda untuk setiap perairan.

Hasil yang diperoleh berbeda dari musim ke musim dan bervariasi pula menurut lokasi penangkapan.
Saat-saat dengan hasil lebih banyak dari biasanya disebut musim puncak dan bila penangkapan lebih sedikit dari biasanya disebut musim paceklik.
Daerah penyebaran Ikan Tuna dan Cakalang di Indonesia meliputi Laut Banda, Laut Maluku, Laut Flores, Laut Sulawesi, Laut Hindia, Laut Halmahera, perairan utara Aceh, barat Sumatera, selatan Jawa, utara Sulawesi, Teluk Tomini, Teluk Cendrawasih dan Laut Arafura.
Daerah produksi utama ikan ini terdapat di Kawasan Indonesia Timur yang mencakup Laut Banda, Laut Maluku, Laut Sulawesi, Laut Halmahera, Teluk Cendrawasih dan Laut Arafura, Bitung, Ternate, Ambon dan Sorong.
Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di Kota Bitung merupakan basis pengembangan perikanan Tuna dan Cakalang terbesar dari beberapa wilayah pengembangan yang ada di Kawasan Indonesia Timur.





Komentar tentang post