Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Ini Keunikan Ikan Capungan Banggai, Jantan Mengerami Telur di Rongga Mulut

redaksi
20 Juli 2022
Kategori : Biota Eksotis, Kajian
0
Ini Keunikan Ikan Capungan Banggai, Jantan Mengerami Telur di Rongga Mulut

Ikan capungan Banggai jantan sedang mengerami telur dalam mulut. FOTO: CARINBONDAR/JURNAL OSEANA

Setelah itu, ikan betina akan mengeluarkan sel telur yang diikuti oleh ikan jantan mengeluarkan sel sperma.

Setelah sel telur dibuahi, individu jantan akan menangkap sel-sel telur tersebut dan dimasukkan ke dalam mulutnya untuk dierami.

Embrio membutuhkan waktu 18 – 20 hari sebelum menetas, dan setelah menetas tetap tinggal di dalam mulut individu jantan selama sekitar 5 hari.

Selanjutnya, postlarvae dikeluarkan secara bertahap dari mulut individu jantan, langsung mulai memakan makanan dari sumber yang berasal dari luar (exogenous).

Hal ini menjadikan ikan capungan banggai tidak memiliki fase pelagis berupa larva planktonik, sebagai bentuk strategi paternal care yang disebut direct development.

Fase post-larvae dilepaskan dari mulut induk jantan sekitar 7 – 10 hari setelah menetas. Pada fase ini ikan memiliki risiko besar sebagai mangsa, baik oleh spesies lain maupun kanibalisme oleh induk.

Dengan kondisi seperti ini, maka apabila terjadi kepunahan lokal (ekstirpasi), pemulihan alami hampir tidak mungkin ataupun mustahil terjadi.

Sumber: Ucu Yanu Arbi, Jurnal Oseana, Volume 47, Nomor 1 Tahun 2022: 1–11 dengan judul “Endemisme Spesies Biota Perairan: Studi Kasus pada Ikan Capungan Banggai (Pterapogon kauderni)”.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Banggai Cardinal FishIkan Capungan BanggaiIkan EndemikSulawesi Tengah
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Cuaca Buruk, Kapal Cahaya Arafah Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan

Next Post

Tim SAR Menemukan Bangkai Kapal Cahaya Arafah di Kedalaman 45 Meter

Postingan Terkait

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

3 Juni 2026
Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Next Post
Tim SAR Menemukan Bangkai Kapal Cahaya Arafah di Kedalaman 45 Meter

Tim SAR Menemukan Bangkai Kapal Cahaya Arafah di Kedalaman 45 Meter

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Meninggal di Kanada, Jenazah ABK Dipulangkan ke Indonesia

Anggota KPU RI Pantau Pelaksanaan PSU di TPS 02 Desa Taludenggi Kabupaten Gorontalo

LIPI: Belum Ada Bukti Jahe Merah Sebagai Antivirus Corona

Dewan Nasional Terima Usulan Pembentukan KEK Likupang

Ditemukan Kapal Angkatan Laut Jepang, ABK KM Mitra Usaha Dievakuasi KRI Tatihu-853

Juvenil Dugong Terdampar di Pulau Kri

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.