Minggu, Juni 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim (2)

PROF DR EDVIN ALDRIAN

redaksi
25 November 2018
Kategori : Kajian
0
Habibie award

FOTO: TWITTER/@HABIBIECENTER

Einstein pernah berkata: apabila kita tidak dapat menerangkan sesuatu masalah dengan sederhana, maka sesungguhnya kita tidak memahaminya.

Rekayasa Instrumentasi

Salah satu penentu kunci keberhasilan program perubahan iklim baik dalam hal mitigasi dan adaptasi sangat tergantung dari program observasi kondisi cuaca dan iklim baik di darat, udara maupun di laut. Program observasi secara historis dilakukan secara manual dan memakai instrumentasi klasik secara terus menerus.

Guna menunjang keberhasilan dan turut melakukan program perbaikan observasi, diperlukan peningkatan mutu observasi melalui rekayasa instrumentasi observasi yang memadai. Salah satu instrumen observasi penting mengenai cuaca adalah radar cuaca yang hingga kini hampir 100 persen impor.

Pengembangan rekayasa radar cuaca sangat dibutuhkan untuk menambah jaringan observasi yang kemudian dapat dianalisa guna kepentingan pengembangan peringatan dini kondisi ekstrim dan navigasi penerbangan. Pengembangan rekayasa radar cuaca dimulai dengan memakai teknologi X-band continuous wave system.

Sistim radar cuaca ini diupayakan untuk bekerja di bandara perintis dengan tingkat ketepatan tinggi pada jarak hingga 60 kilometer dan memakai sumber daya 30 watt. Dengan sumber daya minimal ini, maka dapat dipasang di daerah terpencil di berbagai bandara perintis di Indonesia.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Habibie AwardPerubahan IklimThe Habibie Center
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim  (1)

Next Post

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim (3)

Postingan Terkait

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

3 Juni 2026
Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Tulidu: Agar Motulidu, Harus Molu’udu

Next Post
Habibie Award

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim (3)

Komentar tentang post

TERBARU

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

AmsiNews

REKOMENDASI

Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus di Hawaii

Gelombang Tinggi 4 – 6 Meter Berpeluang Terjadi di Perairan Lampung dan Selat Sunda

Suhu Global Telah Melebihi Ambang Batas 2°C

Siarang Langsung Pertama Planet Mars Butuh 17 Menit Mencapai Bumi

BRIN Tetapkan Riset Etnoekologi Melalui Kearifan Lokal

Transaksi & Digitalisasi BRI di Gorontalo: Dari Warung Pinggir Jalan sampai Mahasiswa, Cepat dan Praktis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.