Kamis, Oktober 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Rantai Pasok Perikanan dan Tantangan yang Dihadapi Nelayan di Indonesia

redaksi
2 Juni 2020
Kategori : Kajian
0
Rantai Pasok Perikanan dan Tantangan yang Dihadapi Nelayan di Indonesia

Dr Lis Melissa Yapanto. FOTO: KOLEKSI LIS M. YAPANTO

• Kesenjangan antara nelayan besar dan nelayan kecil. Hal ini disebabkan oleh belum adanya koordinasi yang baik antara sesama nelayan, dan juga cara pemasaran yang masih menggunakan cara tradisional. Sedangkan nelayan besar sudah bekerjasama dengan perusahaan.

• Kendala proses distribusi dan pengiriman ikan. Proses pengiriman ikan dari daerah, seringkali hanya dimungkinkan dengan menggunakan transportasi laut. Sedangkan transportasi modern masih belum merata sampai ke pelosok daerah.

• Pengawasan mutu ikan yang dihasilkan masih rendah di beberapa daerah. Hal ini disebabkan oleh masih banyaknya nelayan yang belum mengerti mengenai pengawasan kualitas produk. Kemudian masih sangat bergantung dengan kondisi iklim dan cuaca Karena masih banyak menggunakan cara penangkapan ikan tradisional.

• Kendala terbaru yang harus dihadapi oleh nelayan adalah kondisi pandemi Covid-19. Menurut Direktur Jenderal perikanan Tangkap kementerian Kelautan dan Perikanan M. Zulficar Mochtar, sejak pandemi terjadi di saat awal Maret 2020 nelayan dan pelaku usaha perikanan sudah mengalami kerugian. Hal ini dikarenakan proses penangkapan ikan masih terus berlangsung, sedangkan permintaan pasar sudah jauh menurun. Kondisi ini menyebabkan penurunan pendapatan nelayan yang sangat signifikan akibat hasil tangkapan ikan yang diperoleh tidak dapat terjual. Kerugian ini dirasakan baik oleh nelayan kecil maupun nelayan besar.

Halaman 4 dari 6
Sebelumnya1...3456Selanjutnya
Tags: Covid-19Dr Lis Melissa YapantoFPIK UNGNelayanPerikanan
Bagikan121Tweet74KirimKirim
Previous Post

Baju APD Coverall Buatan Indonesia Standar WHO

Next Post

Blacktip Reef Shark, Hiu yang Dilindungi di Raja Ampat

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo Untuk Penyelesaian Konflik Pohuwato

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

1 Oktober 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Next Post
Blacktip Reef Shark, Hiu yang Dilindungi di Raja Ampat

Blacktip Reef Shark, Hiu yang Dilindungi di Raja Ampat

Komentar tentang post

TERBARU

Karhutla di Pulau Karakelang Talaud Sulawesi Utara

Kebutuhan Pasar Ikan Hias Indonesia Diperoleh Melalui Eksploitasi Dari Alam

UNG Perkuat Tata Kelola Akademik Melalui Uji Publik

Panas Laut dan El Niño Mungkin Bikin Penyu Lekang Pertama Kali Bertelur di Pantai California

Diskualifikasi Elektoral Soal Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

AmsiNews

REKOMENDASI

Stockholm+50 Ditutup Dengan Seruan Untuk Transformasi Ekonomi dan Lingkungan

Fasilitas Pelabuhan di Halmahera Selatan Rusak Akibat Gempa 7,2 SR

DIY Rugi Rp 2 Miliar Akibat Gelombang Tinggi

Sekretaris Jenderal PBB Meminta Setiap Negara Melarang Iklan Perusahaan Bahan Bakar Fosil

Kapal Kayu Tenggelam di Teluk Jakarta

Hari Ini, Mudik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut Berakhir

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.