Siti Sarah adalah istri Nabi Ibrahim yang pertama memiliki paras yang cantik dan sempurna, aromanya begitu wangi bagai bunga melati, kulitnya begitu putih dan lembut sehingga air buah delima yang diminumnya pun seolah masih terlihat berwarna merah saat diminumnya, betapa indah kedua matanya hijau seperti zamrut.
Untuk sementara waktu Siti Sarah di tempatkan oleh penjaga istana di asarma harem bersama perempuan lainnya termasuk Siti Hajar. Disinilah perjumpaan kedua perempuan suci, dan istimewa yang menjaga agama yang hanif yakin hanya kepada Allah semata.
Namun sayang sekali, berita tentang kecantikan Siti Sarah telah sampai pada telinga raja begitu cepat. Sehingga Awameleh memerintahkan agar Siti Sarah segera diantarkan di istana secepatnya.
Pengurus asrama harem yang iba dan bersimpatik mengajarkan banyak hal kepada Siti Hajar, bergerak cepat dan mengatur strategi agar Hajar dapat keluar dari wilayah kerajaan Utara dengan membuat skenario bahwa Hajar adalah pembantu Sarah.
Sebelum diantarkan ke raja Utara yang penuh nafsu dan bejat, Siti Sarah menerima langsung ajaran agama dari Nabi Ibrahim yang imannya sangat kuat, memberikan nasihat dan penguatan iman kepada Siti Hajar untuk menghadapi persoalan ini dengan penuh keyakinan insya Allah kita akan selamat. Ketahuilah bahwa Allah Maha Agung, Maha Penolong.




