Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

2018, Penerimaan ke Kas Negara dari TN Komodo Rp 33,16 Miliar

redaksi
27 Januari 2019
Kategori : Konservasi
0
TN Komodo

FOTO: YOUTUBE/KLHK

SEJAK 2014 hingga 2018 terjadi peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional (TN) Komodo.

Pada 2014 jumlah pengunjung tercatat sebanyak 80.626 orang, meningkat menjadi 95.410 di tahun 2015. Tahun 2016 sebanyak 107.711 pengunjung dan 2017 tercatat sebanyak 125.069.

Sebagai salah satu kawasan wisata yang sangat terkenal di mancanegara, pengunjung ke TN Komodo terus mengalami peningkatan. Pada 2018, jumlah wisatawan meningkat menjadi 159.217 pengunjung.

Dengan tiket masuk wisatawan mancanegara sebesar Rp 150 ribu dan wisatawan nusantara sebesar Rp 5 ribu, penerimaan pungutan yang disetor Balai TN Komodo ke kas negara juga terus meningkat. Tiket masuk ini berdasarkan PP nomor 12 tahun 2014 tentang Penerimaaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Penerimaan ke kas negara pada 2014 sebanyak Rp 5,4 M, tahun 2015 sebesar Rp 19,20 M. Pada 2016 penerimaan ke kas negara meningkat menjadi Rp 22,80 M dan 2017 sebanyak 29,10 M.

Tahun 2018, penerimaan negara bukan pajak dari TN Komodo mencapai Rp Rp 33,16 M.

Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke TN Komodo berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kabupaten Manggarai Barat dan wilayah sekitarnya. Selain komodo, saat ini terdapat 42 dive and snorkeling spot yang juga menjadi daya tarik bagi para wisatawa.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KLHKTaman Nasional Komodotaman nasional tertua
Bagikan12Tweet1KirimKirim
Previous Post

Komodo, Salah Satu Taman Nasional Tertua di Indonesia

Next Post

Penutupan Sementara TN Komodo Perlu Dibahas Bersama

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
TN Komodo

Penutupan Sementara TN Komodo Perlu Dibahas Bersama

Komentar tentang post

TERBARU

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

AmsiNews

REKOMENDASI

ISKINDO: Sektor Kelautan Terpukul Biaya Logistik Udara

Perubahan Iklim: Gejala Mengkhawatirkan Mencairnya Bongkahan Es di Kutub

Menteri Susi: Penyelundupan Benih Lobster di Indonesia Sejak 1995

Panas Berlebih Tersimpan di Lautan, Pencairan Es Mendorong Kenaikan Permukaan Laut

Menjaga Keanekaragaman Hayati  di Taman Nasional Shennongjia

Produksi Jagung Gorontalo Naik 3,48 Persen, Bukti Ketahanan Pangan Daerah Semakin Kuat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.