Minggu, April 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Rehabilitasi Karang di Raja Ampat

redaksi
12 November 2018
Kategori : Konservasi
0
Raja Ampat

FOTO: KKPN RAJA AMPAT

PEMUKIMAN Desa Meos Manggara terletak di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Secara geografis, kampung Meos Manggara ini berada di pulau dengan letak pada batas terluar kawasan Suaka Alam Perairan (SAP) Kepulauan Raja Ampat.

Di lokasi perairan ini, telah mengalami kerusakan akibat kondisi alam dan penangkapan ikan dengan cara merusak (destructive fishing). Di Pulau Meos Manggara dan pulau-pulau sekitarnya, terdapat patahan karang, sementara di pesisir terjadi abrasi.

Karena itu, Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, melakukan kegiatan rehabilitasi dengan transplantasi karang di Meos Manggara.

Kegiatan ini berlangsung pada akhir Oktober lalu. Transplantasi karang ini dilakukan bersama masayarakat.
Dengan cara turun bersama di lokasi dan melihat langsung substrat karang yang diletakkan di atas fragmen media transplantasi karang.

Metode rehabilitasi karang menggunakan bahan media meja beton. Bahan berbentuk balok ini terbuat dari beton yang disusun berbentuk Piramida Coral atau Piracora.

Sebanyak 5 unit dengan 100 fragmen karang yang terpasang telah diletakkan di area seluas 150 meter persegi. Pada koordinat S 00˚23’43.36” dan E 130˚15’34.02”.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BKKPN KupangRaja AmpatRehabilitasi Terumbu Karang
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

16.056 Pulau di Indonesia Sudah Diberi Nama

Next Post

Ubur-Ubur Cantik, Ada yang Penyengat

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
Ubur-ubur

Ubur-Ubur Cantik, Ada yang Penyengat

Komentar tentang post

TERBARU

Sensus Ekonomi 2026, AMSI – BPS Perkuat Kolaborasi Media

Unsur Mineral Jadi Komponen Kunci Bagi Industri Masa Depan

UNG Evaluasi Kinerja Badan Layanan Umum

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

Dasar Laut Indonesia Menyimpan Gas Hidrat, Energi Alternatif Masa Depan

Sinyal Kuat Suhu Permukaan Daratan Diperkirakan Berada di Atas Normal

AmsiNews

REKOMENDASI

Mudik di Tengah Pandemi Virus Corona, Ini Temuan Survei

International Day of Education, UNEP Perkenalkan 5 Cara Pendidikan Untuk Mendorong Aksi Lingkungan

37 Ribu Pramuka Dievakuasi Ketika Topan Khanun Menuju Semenanjung Korea

Sektor Bangunan Sumbang 21 Persen Emisi, UNEP Luncurkan Buildings Breakthrough

Waspada Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Indonesia

Tiba di Palu, Presiden Tinjau Lokasi Terdampak Bencana

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.