Senin, September 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Singapura Bikin Struktur Karang Buatan Raksasa

redaksi
11 November 2018
Kategori : Konservasi
0
Karang buatan

FOTO: ONG WEE JIN/STRAITS TIMES

Proyek ini diusulkan dan diumumkan pada Mei lalu, sebagai bagian dari upaya untuk melindungi terumbu karang di sekitar Singapura dan meningkatkan keanekaragaman hayati laut di perairan sekitarnya.

Struktur instalasi karang buatan ini 40 ha berada di Small Sister’s. Bahan pembuatan struktur ini berupa beton, pipa fiberglass, baja dan batu yang didaur ulang dari proyek-proyek JTC.

Setiap struktur memiliki celah. Celah ini sebagai tempat berlindung dan berkembang spesies ikan dan kehidupan laut lainnya.

Karang buatan
GAMBAR: STRAITS TIMES

Setelah struktur tersebut dipasang, akan dipantau melalui inisiatif penelitian yang dikoordinasikan pihak taman nasional.

Singapura telah kehilangan sekitar 60 persen terumbu karangnya untuk reklamasi lahan selama bertahun-tahun. Diperkirakan sekitar 15 persen hingga 20 persen karang di perairan Singapura mati karena pemutihan.

Karang langka yang mungkin terancam pemutihan dapat dipindahkan ke lingkungan yang terkontrol. Hal ini untuk memastikan kelangsungan hidup karang tersebut.

Ahli terumbu karang dari Universitas Diponegoro (Undip) Dr Ir Munasik M.Sc mengatakan, ide yang dibuat Singapura ini mirip dengan pengembangan Artificial Patch Reef. Proyek tersebut meniru habitat karang alami.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: KonservasiRehabilitasi Terumbu KarangSingapura
Bagikan40Tweet6KirimKirim
Previous Post

Sajian Menu Lobster, Perut Dipenuhi Plastik

Next Post

Kasus Hiu Paus Terdampar Meningkat

Postingan Terkait

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

5 Agustus 2026
Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

30 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
hiu paus

Kasus Hiu Paus Terdampar Meningkat

Komentar tentang post

TERBARU

KMP Virgo Transport 8 Tidak Kelebihan Muatan, KNKT Akan Investigasi Menyeluruh

Bulan Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, El Niño Memicu Kebakaran Hutan di Indonesia

Mahasiswa Fakultas Teknik UNG Raih Gold Medal dan 1st Runner Up Kompetisi Esai Internasional di Malaysia

130 Orang Penumpang KMP Virgo Transport 8 Dalam Pencarian di Perairan Masalembo

8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Termasuk 5 Jurnalis Masih Dalam Pencarian

KMP Virgo Transport 8 Berbobot 8.540 GT Mengalami Kemiringan di Perairan Masalembo Laut Jawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Akademisi UNG Kritisi Program Makan Berigizi Gratis

Pilot Penerbangan Jadi Tersangka Penyelundupan Burung Dilindungi

Departemen Konservasi Sedang Menyelidiki Pod Orca di Marlborough Sounds

Sejumlah Daerah Beri Bantuan Bagi Korban Banjir Kota Gorontalo

Dompet Dhuafa Distribusi Hewan Kurban di Perbatasan

Kontribusi Maritim pada Perekonomian Indonesia Hanya 13,32 Persen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.