Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca Hiu Paus

Bagaimana Plastik dan Koin Masuk di Pencernaan Hiu Paus?

VERRIANTO MADJOWA

redaksi
6 September 2018
Kategori : Hiu Paus
0
Bagaimana Plastik dan Koin Masuk di Pencernaan Hiu Paus?

Hiu paus naik ke permukaan, sambil membuka mulut dan menyedot air. FOTO-FOTO: DARILAUT.ID

HASIL nekropsi (bedah bangkai) hiu paus yang mati didekat Davao, Filipina, ditemukan sejumlah sampah plastik dan koin dalam saluran pencernaan. Nekropsi ini dilakukan ahli biologi kelautan Darrell Blatchley.

Untuk mencari makanan, hiu paus berkelana dari satu pantai dan laut ke perairan lainnya. Melintasi banyak pulau dan negara. Yang menjadi pertanyaan, di antara plastik itu terdapat koin (mata uang logam).

Hiu paus (Rhincodon typus) mencari makan di perairan dangkal, didekat permukaan. Ini tidak lain karena banyak makanan di perairan dangkal.

Namun, satwa ini bukan pemakan benda keras, seperti koin, gelas dan kemasan plastik. Makanan hiu paus adalah plankton, larva kepiting, telur ikan, telur karang dan ikan-ikan kecil.

Bagaimana koin, kemasan dan gelas plastik bisa masuk dalam pencernaan hiu paus (whale shark)?

Hiu paus ketika mencari makanan, dengan cara berenang. Dalam posisi ini hiu paus menyaring dan menyedot air yang terdapat plankton, telur dan ikan-ikan kecil.

Plastik dan benda keras yang masuk dalam pencernaan bisa saja terjadi ketika hiu paus ini menyedot ikan-ikan kecil yang di lokasi banyak sampah.

Peluang lain, benda keras seperti plastik dan koin masuk dalam pencernaan karena kesengajaan. Ini dapat dilakukan bila ada yang berbuat usil (menggangu) dengan cara memasukkan benda itu ke dalam mulutnya.

Di dunia, ada dua lokasi wisata hiu paus dengan cara memberi makan. Pertama, yang sudah lama berada di Oslob, Cebu-Filipina. Kedua, di perairan Botubarani, Bone Bolango, Gorontalo-Indonesia.

Di Oslob, setiap tahun lebih kurang 250.000 wisatawan datang untuk menyaksikan hiu paus ini. Kegiatan wisata masal ini mulai dikunjungi sejak 2011.

Di Gorontalo, meski tidak sebanyak di Oslob, wisatawan berkunjung ketika hiu paus ini berada didekat pantai Botubarani. Kegiatan wisata ini dimulai 2016.

Ketika menyaksikan hiu paus ini dari atas perahu, satwa ini membuka mulutnya, sambil menyedot air secara vertikal. Ini dilakukan beberapa kali. Pindah dari satu perahu ke perahu yang lain.

Dalam kondisi seperti ini, bila pemandu tidak mengawasi atau memberikan arahan, peluang benda keras, seperti koin dan plastik bisa saja sengaja dimasukan dalam mulut hiu paus.

Kegiatan wisata hiu paus dengan cara memberi makan, seperti udang kecil, kulit dan kepala udang cukup rawan. Apalagi, bila wisatawan ikut memberikan makan hiu paus.

Tentu saja, hal ini, tanpa mengabaikan sampah plastik di pantai dan laut.*

Tags: FilipinagorontaloHiu Paus
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Hiu Paus Mati Didekat Davao Menelan Plastik

Next Post

Jepang Membunuh 50 Paus Minke di Kawasan Perlindungan Laut Antartika

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Kapal Pesiar MV Heritage Adventurer Berkunjung ke Gorontalo

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Next Post
Jepang Membunuh 50 Paus Minke di Kawasan Perlindungan Laut Antartika

Jepang Membunuh 50 Paus Minke di Kawasan Perlindungan Laut Antartika

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Peneliti BRIN: Sistem Presipitasi di Kepulauan Indonesia Sangat Kompleks

Memerangi Penangkapan Ikan Ilegal, Apa itu IUU Fishing?

Anak Krakatau Terlihat Jelas Hingga Tertutup Kabut

BNSP dan UNG Beri Penguatan Kompetensi Mandiri Untuk Dosen

ISKU UNSRAT 2025-2030 Siap Wujudkan Sinergi Alumni untuk Kemajuan Kelautan Nasional

Bibit Siklon Tropis 95W di Dekat Yap, 96W di Timur Mariana Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.