Widodo mengatakan, faktor natural pengganggu massa air bisa dimungkinkan oleh perubahan dan variabilitas iklim. Hiu paus memiliki jalur migrasi.
Sinyal seismik dan sinyal-sinyal lain berpotensi mengganggu sinyal akustik yang biasa dipakai oleh hiu paus untuk mencari jalur migrasinya. Sinyal lain ini seperti yang dikeluarkan melalui survei bawah laut, kapal selam dan lain sebagainya.
Contoh aktivitas terkini, kata Widodo, yang perlu diinvestigasi berpengaruh terhadap kesasarnya hiu paus misal, peningkatan aktivitas militer Tiongkok di Laut Cina Selatan dan sekitarnya, aktivitas percobaan nuklir Korea dan lain-lain.*





Komentar tentang post