Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

redaksi
6 Oktober 2020
Kategori : Biota Eksotis, Kajian
0
Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

Morfologi kelomang. Gambar: Mc Laughlin (1979) dalam Rianta Pratiwi (1990)

Darilaut – Kelomang atau Kumang sudah lama dikenal terutama oleh anak-anak sebagai teman bermain. Hewan ini mempunyai keunikan tersendiri, yakni bersembunyi di dalam cangkang moluska yang selalu dibawa kemana saja pergi.

Anak-anak seringkali kelomang diperlakukan seperti kereta kuda yang menarik beban dengan mengikatkan kotak korek api di cangkangnya.

Biasanya anak-anak dengan mudah memperoleh hewan ini, baik mencari sendiri di pantai, batu-batu karang, atau di bawah tumpukkan sampah di pinggir pantai. Bagi anak-anak yang tinggal di kota hewan ini dapat diper-oleh dengan membeli dari penjaja mainan dengan harga yang relatif murah.

Menurut peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Rianta Pratiwi, kelomang mempunyai struktur tubuh yang memanjang, asimetris, silindris dan pipih.

Dalam jurnal Oseana, Volume XV No. 3 (1990) dengan judul “Keunikan Tingkah Laku Kepiting Pertapa (Hermit Crab)” Rianta Pratiwi menjelaskan bahwa ciri lain dari tubuh yang asimetris ini adalah pleopod hanya terletak di sebelah kiri abdomen.

Meskipun kelomang dari beberapa genus Coenobita primitif mempunyai sepasang pelopod. Kriteria inilah yang dipakai untuk memisahkan kelomang dari kepiting-kepiting lain secara taksonomi.

Struktur tubuh kelomang sudah mengalami modifikasi. Hal ini dicirikan oleh karapas yang menyempit dan tidak mengeras sebagai pelindung tubuhnya yang lunak dan bentuk abdomen yang memanjang.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Biota EksotisKelomangP2O LIPI
Bagikan20Tweet12KirimKirim
Previous Post

Ocean Eye, Teknologi Fintech untuk Wisata Bahari di Kawasan Konservasi

Next Post

Berburu Cangkang, Tingkah Laku Khas Kelomang

Postingan Terkait

Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Asiyah Sang Pejuang Iman Dari Sungai Nil

30 Oktober 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Haruskah Bahasa Indonesia Dilarang di Kelas Bahasa Inggris?

29 Oktober 2026

Siti Hajar: Ratu Zamzam

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Next Post
Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

Berburu Cangkang, Tingkah Laku Khas Kelomang

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Terbalik di Selat Singapura Ganggu Alur Pelayaran

Memulihkan Ekosistem Mengakhiri Kemiskinan

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Covid-19, Tiap Orang Berkewajiban Mengingatkan Protokol Kesehatan

Lomba Vlog “Selamatkan Laut Indonesia”

Meningkatkan Keberlanjutan dan Menghentikan Penangkapan Ikan Secara Ilegal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.