Kamis, Juni 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

redaksi
6 Oktober 2020
Kategori : Biota Eksotis, Kajian
0
Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

Morfologi kelomang. Gambar: Mc Laughlin (1979) dalam Rianta Pratiwi (1990)

Selain mencari makan, istirahat, kopulasi dan berkembang biak, aktivitas utama yang menentukan hidupnya ialah berburu cangkang.

Kelomang akan selalu berganti-ganti cangkang sebagai tempat tinggal dan berlindung. Cangkang yang biasa dimanfaatkan dan yang menjadi sasaran biasanya dari moluska kelas Gastropoda.

Ukuran cangkang yang dipilih disesuaikan dengan ukuran tubuhnya. Kelomang muda yang berukuran kecil akan memilih cangkang siput kecil, misalnya siput dari genus Littorina.

Kelomang dewasa yang berukuran besar cenderung memilih cangkang siput dari genus Busycon (Prosobranchiata) atau siput dari genus Buccinum yang enak dimakan.

Kelomang berbeda halnya dengan ketam kelapa (Birgus latro) yang juga termasuk hermit crab dari famili Coenobitidae.

Hewan ini merupakan biota laut yang banyak menghabiskan waktunya di daratan. Dan hanya menggunakan cangkang gastropoda semasa tahap postlarva, glaucothoe dan ketam muda saja.

Cangkang tersebut digunakan untuk bermigrasi dari laut ke darat.

Perilaku ini dimaksudkan untuk melindungi diri dari kekeringan dan keadaan darurat lainnya selama tahap yang rawan dalam kehidupannya. Apabila proses adaptasi terhadap lingkungan telah dicapai, maka perilaku membawa cangkang tersebut tidak lagi diteruskan hingga dewasa.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Biota EksotisKelomangP2O LIPI
Bagikan17Tweet10KirimKirim
Previous Post

Ocean Eye, Teknologi Fintech untuk Wisata Bahari di Kawasan Konservasi

Next Post

Berburu Cangkang, Tingkah Laku Khas Kelomang

Postingan Terkait

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

3 Juni 2026
Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Next Post
Kepiting Pertapa, Sebutan Lain Kelomang

Berburu Cangkang, Tingkah Laku Khas Kelomang

Komentar tentang post

TERBARU

Perairan Berau Habitat Penting Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Dampak Krisis Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dipindahkan ke Bali

Perempuan Pesisir Berau Olah Limbah Kepala Udang Menjadi Produk Makanan Bernilai Ekonomi

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

AmsiNews

REKOMENDASI

Menko Muhadjir Effendy Pimpin Pemakaman Prof Azra

Sebagai Sumber Energi Listrik, Sampah Bukan Aset, Tetap Jadi Beban

Singapura, Brunei, Malaysia dan Indonesia Kirim Bantuan untuk Korban Badai Tropis Trami di Filipina

Jejak Keluarga Tom Lembong di Gorontalo

Nelayan Aceh Selamatkan Hiu Paus Masuk Jaring Ikan

Badai Tropis Parah Bebinca Mengarah ke Kepulauan Ryukyu Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.