Selain mencari makan, istirahat, kopulasi dan berkembang biak, aktivitas utama yang menentukan hidupnya ialah berburu cangkang.
Kelomang akan selalu berganti-ganti cangkang sebagai tempat tinggal dan berlindung. Cangkang yang biasa dimanfaatkan dan yang menjadi sasaran biasanya dari moluska kelas Gastropoda.
Ukuran cangkang yang dipilih disesuaikan dengan ukuran tubuhnya. Kelomang muda yang berukuran kecil akan memilih cangkang siput kecil, misalnya siput dari genus Littorina.
Kelomang dewasa yang berukuran besar cenderung memilih cangkang siput dari genus Busycon (Prosobranchiata) atau siput dari genus Buccinum yang enak dimakan.
Kelomang berbeda halnya dengan ketam kelapa (Birgus latro) yang juga termasuk hermit crab dari famili Coenobitidae.
Hewan ini merupakan biota laut yang banyak menghabiskan waktunya di daratan. Dan hanya menggunakan cangkang gastropoda semasa tahap postlarva, glaucothoe dan ketam muda saja.
Cangkang tersebut digunakan untuk bermigrasi dari laut ke darat.
Perilaku ini dimaksudkan untuk melindungi diri dari kekeringan dan keadaan darurat lainnya selama tahap yang rawan dalam kehidupannya. Apabila proses adaptasi terhadap lingkungan telah dicapai, maka perilaku membawa cangkang tersebut tidak lagi diteruskan hingga dewasa.





Komentar tentang post