Sabtu, Oktober 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Serangan Ubur-Ubur Api Paling Sering di Pesisir Selatan Pulau Jawa

redaksi
28 Agustus 2021
Kategori : Kajian, Kesehatan
0
Physalia physalis, Spesies Ubur-Ubur Paling Berbahaya di Laut

Ubur-ubur api (Physalia physalis) dan ilustrasi struktur keempat zooidnya. (Dunn, Pugh, & Haddock (2005) dan Munro et al. (2019)/FIRDAUS (2020)

Darilaut – Ubur-ubur api termasuk hewan kosmopolit. Secara global sebarannya meliputi perairan tropis dan subtropis.

Hewan tersebut biasanya ditemukan terdampar di pesisir-pesisir perairan di Samudra Atlantik, Hindia dan Pasifik, yaitu antara 55 derajat Lintang Utara hingga 40 derajat Lintang Selatan.

Di Samudra Pasifik, ubur-ubur api (Physalia physalis) tercatat pernah ditemukan di perairan Chili bagian utara, New Zealand, Hawai dan perairan timur Australia. Untuk perairan Hindia, ubur-ubur api ditemukan di Indonesia, India, Srilangka dan perairan barat Australia.

Di Samudera Atlantik, ubur-ubur api pernah ditemukan di perairan Teluk Meksiko, Brazil, Florida. Ubur-ubur api merupakan spesies yang umum di perairan Brazil, terutama di perairan utara dan timur laut.

Untuk wilayah Indonesia, data keberadaan ubur-ubur api banyak dilaporkan dalam berita jurnalistik. Hal ini didasarkan pada laporan serangan ubur-ubur api terhadap wisatawan yang sedang berlibur di pantai.

Menurut peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Mochamad Ramdhan Firdaus, jika ditelusuri dari berita jurnalistik selama 10 tahun terakhir (2011–2020), daerah yang sering dilaporkan mendapat serangan ubur-ubur api setiap tahun adalah pesisir selatan Pulau Jawa dan pesisir barat pulau Sumatra.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: JellyfishLIPIPantai Selatan JawaSengatan Ubur-uburSumatera BaratUbur-ubur
Bagikan9Tweet6KirimKirim
Previous Post

Memetakan Pusat Ekspor Perikanan di WPP 571

Next Post

Tsunami 2018 Akibat Longsoran Badan Gunung Anak Krakatau

Postingan Terkait

Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Asiyah Sang Pejuang Iman Dari Sungai Nil

30 Oktober 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Haruskah Bahasa Indonesia Dilarang di Kelas Bahasa Inggris?

29 Oktober 2026

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Siti Hajar: Ratu Zamzam

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Next Post
Gunung Anak Krakatau

Tsunami 2018 Akibat Longsoran Badan Gunung Anak Krakatau

Komentar tentang post

TERBARU

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Siti Asiyah Sang Pejuang Iman Dari Sungai Nil

Topan Super In-fa Terletak di Dekat Kepulauan Mariana Utara

El Niño Sangat Kuat Mendorong Kekeringan, 4349 Titik Panas di Kalteng, Papua Selatan dan Sumsel

AmsiNews

REKOMENDASI

Longsor Menewaskan 3 Warga Lumajang, 3 Hanyut di Ogan Komering Ulu Selatan

Buaya Muara Muncul di Danau Supul, NTT

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Utara Indonesia

Mendiktisaintek Bersama Majelis Rektor Bahas Kasus Kecurangan UTBK

Cuaca Esktrem Masih Dapat Terjadi Hingga 14 Maret

Ini Daftar 10 Trayek Tol Laut Pelni Tahun 2022

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.