Senin, Juni 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Penyu Hijau Mati Karena Konsumsi Plastik

redaksi
4 September 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Penyu Hijau Mati Karena Konsumsi Plastik

FOTO: GULFNEWS.COM

Sharjah – Hasil penelitian terhadap penyu hijau yang mati terdampar di Teluk Oman, kebanyakan karena mengonsumsi sampah plastik. Sampah plastik menjadi ancaman nyata bagi penyu hijau (green turtle, Chelonia mydas) di pantai Timur Uni Emirat Arab (UEA).

Seperti diberitakan Gulfnews.com (1/9), penyu yang mati ini 86 persen telah menelan sampah plastik. Selain itu, terdapat tali, kain, cotton buds, tas anyaman, plastik biasa, tali pancing, kait, jaring dan perangkap.

Penelitian ini dilakukan Environment and Protected Areas Authority’s (EPAA), Sharjah. Sebanyak 14 penyu hijau yang mati terdampar di Teluk Oman ini kebanyakan mengonsumsi serpihan berwarna putih atau transparan. Penyu mungkin mengira plastik putih atau transparan itu jenis ubur-ubur.

EPAA mempelajari dan mengklasifikasikan sampah yang dicerna penyu hijau di Pantai Timur. Dengan temuan ini menunjukkan bahwa sampah plastik adalah ancaman serius bagi penyu di wilayah itu.

Ketua EPAA Hana Saif Al Suwaidi mengatakan, studi ini satu-satunya di wilayah tersebut yang fokus pada sampah laut. Studi ini sangat penting karena penyu hijau terancam punah. EPAA akan mengintensifkan upaya penelitiannya untuk mengidentifikasi dan mengelola zat yang mengganggu ekosistem kita. Penelitian hanyalah salah satu dari banyak cara EPAA mempromosikan perlindungan lingkungan dan meningkatkan kesadaran.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: PenyuPenyu Hijau
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Perhiasan dari Karapas Penyu

Next Post

Mengapa Penyu Tak Bisa Membedakan Plastik dan Ubur-ubur?

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Mengapa Penyu Tak Bisa Membedakan Plastik dan Ubur-ubur?

Mengapa Penyu Tak Bisa Membedakan Plastik dan Ubur-ubur?

Komentar tentang post

TERBARU

Kapal Pengawas Orca 04 Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon di Laut Sulawesi

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

35 Orang Meninggal dan 25 Hilang Akibat Cuaca Ekstrem Siklon Senyar di Aceh

(Prebunking) Mitigasi Pohon Tumbang dan Manfaat Ruang Hijau

Ada 4 Jenis Babirusa, 1 Telah Punah

Topan Ampil Bergerak ke Utara, Tinggi Gelombang 8,8 Meter

Saran dan Pesan WHO Saat Menghadapi Penyakit Virus Nipah yang Hingga Kini Belum Ada Obatnya

Kondisi Cuaca di Berbagai Wilayah Indonesia Dinamis dan Berpotensi Ekstrem

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.