Minggu, Agustus 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Riset Sampah Plastik di Pulau Nasi, Aceh Besar

redaksi
8 Desember 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Sampah plastik

Audit sampah plastik di Pantai Deudap, Pulau Nasi, Aceh Besar. FOTO: TWITTER/OCEANDEFENDERID

PULAU Nasi terletak di sebelah timur laut pulau Sumatera dan di sebelah barat laut pulau Weh. Pulau ini berada di antara ujung barat pulau Sumatera dengan pulau Breueh. Titik koordinat pulau ini berada di 5°37′0″LU,95°7′0″BT.

Secara administratif pulau ini termasuk dalam wilayah kecamatan Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Pulau Nasi memiliki lima desa. Masing-masing Lamteng, Deudap, Rabo, Pasi Janeng dan Alue Reuyeueng. Penduduk di Lamteng yang terbanyak di pulau itu.

Penduduk Pulau Nasi semuanya pendatang. Mereka ini dari daratan Aceh maupun dari pulau Weh dan pulau lainnya. Penduduk Pulau Nasi lebih kurang 1.315 jiwa, dengan jumlah 397 kepala keluarga.

Sejak 2016 komunitas Sahabat Laut (SaLut) telah melakukan riset sampah plastik di Pulau Nasi. SaLut merupakan kumpulan para aktivis lingkungan, dengan anggota berasal pemerhati lingkungan, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat yang peduli dan tergerak terhadap isu-isu lingkungan.

Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan SaLut adalah Peugleh Pasie, suatu istilah Bahasa Aceh. Peugleh Pasie ini mengartikan pembersihan wilayah pesisir atau pantai dan laut. Penanaman pohon, salah satu penghijauan kembali atau penyisipan kembali di wilayah-wilayah pesisir dan pantai yang gersang.

Peugleh Pasie, sebuah inisiatif bersama dari berbagai pihak untuk membersihkan wilayah pesisir, pantai dan perairan laut dari sampah.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: sampah plastik
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Sampah Plastik 9 Negara Ditemukan di Pulau Nasi, Aceh Besar

Next Post

Ingin Memotret Bawah Laut? Ini Persiapannya

Postingan Terkait

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

8 Agustus 2026
UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Next Post
Fotografi bawah laut

Ingin Memotret Bawah Laut? Ini Persiapannya

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

Typhoon Dolphin’s Path Forms a Hexagonal Pattern Heading Toward China’s East Coast

Unik, Lintasan Topan Dolphin Membentuk Pola Segi Enam Menuju Pantai Timur Cina

74 Mahasiswa Profesi Ners UNG Awali Langkah Menjadi Perawat Profesional

AmsiNews

REKOMENDASI

Penyakit Covid-19 Meningkat di Cina dan Jepang

Gempa 5,7 SR Guncang Melonguane, Talaud

Angkatan Laut Singapura dan Thailand Latihan di Selat Malaka dan Laut Andaman

Topan Hinnamnor Bergerak ke Laut Cina Timur

Satgas Covid-19 Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Vaksinasi

Survei Kelautan, Kapal Baruna Jaya IV Selesaikan 182 Hari Pelayaran

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.