Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menteri Susi: Harga Tinggi, Banyak yang Tergoda Selundupkan Benih Lobster

redaksi
18 Maret 2019
Kategori : Berita
0
Benih lobster

FOTO: KKP.GO.ID

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, harga tinggi yang ditawarkan membuat banyak yang tergoda menyelundupkan benih lobster.

Padahal, menurut Susi, pengepul membeli dari nelayan dengan harga murah. Nantinya pengepul bisa menjual lagi ratusan ribu rupiah per ekor.

“Di negara tujuan, dibesarkan sebentar bisa dijual jutaan rupiah per ekor. Bayangkan kerugian nelayan kita,” kata Susi.

Susi mengkhawatirkan, jika benih atau bibit lobster ini terus diburu, stok lobster di alam akan habis. Sejak maraknya perburuan benih lobster mulai tahun 2000-an, terjadi penyusutan ketersediaan lobster yang signifikan.

Menteri Susi mengimbau bagi seluruh masyarakat untuk meninggalkan segala bentuk penyelundupan sumber daya perikanan yang dilarang. Baik itu lobster, rajungan, kepiting di bawah ukuran (undersize) dan dalam kondisi bertelur.

Menurut Menteri Susi, hal ini demi keberlanjutan sumber daya ikan dan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi nelayan.

Justru ketika kita biarkan mereka besar dan berkembang biak, berikan waktu untuk bertelur agar harga yang bisa didapatkan jauh lebih tinggi. Pemerintah bukan melarang tanpa alasan.

“Kita ingin memaksimalkan manfaat yang bisa diperoleh nelayan dan menjaga agar sumber daya ini tetap ada dan banyak demi generasi-generasi berikutnya,” kata Susi.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Benih LobsterKKPPenyelundupanSusi Pudjiastuti
Bagikan7Tweet2KirimKirim
Previous Post

2015 – Maret 2019, Penyelundupan Benih Lobster Hampir Rp 1 Triliun

Next Post

Sindikat Penyelundup Benih Lobster Ditangkap di Bandara Soekarno Hatta?

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

15 Juli 2026
448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

15 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Benih lobster

Sindikat Penyelundup Benih Lobster Ditangkap di Bandara Soekarno Hatta?

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

AmsiNews

REKOMENDASI

Muat Bio Solar Kapal Tirta Samudra IX Ditangkap di Perairan Jambi

Survei Cekungan Bawah Laut di Indonesia

Berusia 140 Tahun, Menara Suar Pulau Lengkuas Berfungsi dengan Baik

Tahun 2019 Ada 20 Trayek Tol Laut untuk Angkutan Barang

Bom Ikan Ancam Keindahan Pulau Mas Popaya Raja

Kemenhub Tingkatkan Keselamatan Pelayaran di Labuan Bajo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.