Rabu, Juli 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ahli Tsunami ITB: Perlu Antisipasi Tarikan ke Laut

redaksi
2 Januari 2019
Kategori : Berita
0
Tsunami Palu

Jembatan kuning, Jumat (5/10). FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Jakarta – Ahli tsunami Institut Teknologi Bandung (ITB), Mohammad Bagus Adityawan, PhD mengatakan, ketika tsunami terjadi dan menghantam daratan, masyarakat perlu sadar bahwa gelombang air tersebut akan menarik kembali ke arah laut dengan lebih kuat.

“Sehingga perlu diantisipasi juga tarikan ke laut oleh warga pesisir jika hal yang sama terjadi,” kata Bagus Adityawan seperti dikutip Itb.ac.id.

Dampak tsunami lainnya yang perlu mendapat perhatian, kata bagus, seperti di fungai sekitarnya. Tsunami yang menerobos ke sungai, seperti masuk jalan tol. Berhenti setelah berkilo-kilo meter jauhnya.

Jika terjadi tsunami kembali, perlu dilakukan perhitungan seberapa jauh dampak tsunami berpengaruh pada sungai di sekitarnya, atau bahkan zonasi serta perlindungan terhadap tsunami itu sendiri.

Menurut Bagus, ada baiknya, diberlakukan aturan izin pembangunan lahan maksimal 100 meter dari pantai, sehingga dapat mengurangi risiko korban. Indonesia sudah sepatutnya belajar dari Jepang perihal tsunami.

Jepang melakukan multi defense, yaitu pembuatan tanggul secara berlapis. Seperti tanggul di pinggir pantai, kemudian jalan raya yang turut didesain sedemikian rupa agar dapat menjadi benteng pertahanan air.

“Karena tujuan dari ikhtiar ini tentu bermuara pada minimalisasi dampak kerusakan dan korban. Karena bencana alam tak bisa ditahan, hal tersebut tak mungkin dihilangkan dan sudah ketentuan dari Tuhan,” kata dosen yang meraih gelar doktoral di Universitas Tohoku Jepang ini.*

Tags: ITBtsunami
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Tsunami di Palu Beda dengan di Aceh

Next Post

Tug Boat Gandeng Tongkang Ditangkap di Selat Sunda

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 93W Terletak di Utara Yap

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

22 Juli 2026
Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

22 Juli 2026

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Next Post
KRI Bung Tomo-357

Tug Boat Gandeng Tongkang Ditangkap di Selat Sunda

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

La Nina Bertahan 3 Tahun Dapat Menjadi Ancaman di Berbagai Negara

Perikanan Teripang di Indonesia

Tiupan Siput Laut Raksasa Penanda Dimulainya Negosiasi Konferensi Kelautan PBB

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

Momen Debat Perdana Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo

Penjaga Pantai Italia Temukan Paus Sirip Panjang 20 Meter

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.