Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyambut gembira atas peluncuran “Atlas Zona Kerentanan Likuefaksi Indonesia.”
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Tim Ahli Badan Geologi yang telah menyusun Peta Zona Kerentanan Likuefaksi ini. Saya berharap peta ini dapat menjadi acuan zona bahaya, zona siaga, zona aman, dan seterusnya bagi Pemerintah Daerah. Pemerintah Daerah tentunya akan menjadikan peta ini sebagai pedoman dalam merencanakan tata ruang,” ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Hidayat.
Hidayat mengatakan, meski peta yang dikeluarkan masih belum spesifik untuk Provinsi Sulawesi Tengah, namun menurutnya sudah cukup untuk dijadikan acuan penentuan tata ruang dan menjawab pertanyaan masyarakat yang menanyakan apakah wilayahnya aman untuk didiami atau sebaliknya.
“Ke depan masih diperlukan peta yang lebih rinci lagi untuk melengkapi dokumen rencana tata ruang (misalnya) peta 1:5.000 yang sudah lebih rinci lagi yang sudah terlihat mana-mana wilayah yang rawan,” kata Hidayat.*





Komentar tentang post