Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

redaksi
17 April 2026
Kategori : Berita
0
Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

Teluk Jakarta. FOTO: DARILAUT.ID

“Salah satu indikatornya adalah terjadinya hipoksia di lapisan dasar perairan, yang dapat memicu kematian massal organisme laut dan mengganggu keseimbangan ekosistem,” ujarnya.

Berdasarkan data empiris, beberapa wilayah pesisir Teluk Jakarta memiliki konsentrasi klorofil-a di atas 30 µg/L, yang mengindikasikan potensi algal bloom tinggi.

Selain itu, kata Afdal, kadar oksigen terlarut di lapisan dasar tercatat berada di bawah 2 mg/L pada area yang cukup luas, terutama di bagian tengah dan timur teluk, yang menunjukkan kondisi hipoksia serius.

Afdal mengatakan kondisi ini diperparah oleh tingginya kandungan bahan organik di kolom air yang meningkatkan konsumsi oksigen melalui proses dekomposisi. Kombinasi faktor-faktor tersebut menunjukkan bahwa Teluk Jakarta berada dalam kondisi eutrofik yang parah dan memerlukan penanganan serius.

Afdal menekankan pentingnya pengembangan sistem pemantauan berbasis buoy dengan teknologi sensor dan Internet of Things (IoT) untuk mendukung pengamatan kualitas perairan secara real-time.

Integrasi data in situ, satelit, dan pemodelan diharapkan mampu menghasilkan sistem diagnostik yang memberikan peringatan dini serta mendukung pengelolaan perairan yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan global.

Eutrofikasi dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan. Kondisi ini hasil interaksi antara dinamika nutrien di perairan dan aktivitas manusia di daratan yang terus meningkat.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Alga BerbahayaBRINEutrofikasiLedakan AlgaProf. Ario DamarTeluk Jakarta
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post
1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi "Unggul"

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Solusi Daur Ulang Sampah Medis

Gerhana Bulan Besok Malam Berlangsung Lebih 4 Jam

Ahli Perikanan IPB University Bahas Rumpon

Banjir Dalam Sepekan di Beberapa Wilayah Indonesia

KKP dan FAO Luncurkan Unit Pengolahan Ikan di Lombok Utara

Ketua Umum AMSI Mengajak Kampanye Antihoaks

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.