Roche mengatakan penerapan ekonomi biru dan hijau juga dapat menciptakan peluang baru untuk meningkatkan kontribusi ekonomi pariwisata.
Keanekaragaman hayati dan pariwisata berbasis alam, lanjutnya, dapat dikombinasikan dengan lingkungan dan pengelolaan yang berkelanjutan secara sosial. Hal ini dapat membantu menjaga ekologi yang baik dengan dukungan kearifan lokal.
“Konservasi keanekaragaman hayati sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Penelitian dan ilmu pengetahuan berperan dalam mengidentifikasi dan mengembangkan solusi berbasis alam seperti konservasi hutan dan rehabilitasi, praktik agro-ekologi, restorasi habitat pesisir dan mangrove, dan penghijauan kota.
Selain itu, meningkatkan data keanekaragaman hayati dan ekosistem untuk mempercepat identifikasi daerah risiko tinggi yang harus dihindari oleh infrastruktur dan area terdegradasi. Adanya program pengembangan kelembagaan terpadu jangka panjang, yang dirancang untuk meningkatkan kemitraan dengan negara dan lembaga yang lebih memiliki keahlian ilmiah.
Hal ini untuk membantu membangun dan memperkuat kapasitas riset.
“Kami juga mendorong program riset yang menambah tentang ilmu keanekaragaman hayati, serta terus melakukan identifikasi dan kuantifikasi berbagai manfaat keanekaragaman hayati,” ujarnya.





Komentar tentang post