Indonesia memiliki fasilitas Indonesia Culture Collection (InaCC), yang merupakan pusat penyimpananan koleksi mikroorganisme. Fasilitas ini sebagai bentuk komitmen kuat Indonesia untuk mendukung pemanfaatan keanekaragaman hayati secara global.
Saat ini Indonesia sedang membangun fasilitas National Biodiversity Center (NBC) – KEHATI, sebagai pusat saintifik untuk riset dan kolaborasi keanekaragaman hayati di bidang biologi, termasuk mikrobiologi.
Koordinator Biodiversitas, Direktorat Jenderal Riset dan Inovasi MESRI, Philip Roche, mendukung upaya Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati. Dalam mengembangkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat semestinya tidak mengesampingkan ekosistem dan keanekaragaman hayati.
“Kondisi ekonomi biru dan hijau yang berkelanjutan merupakan pertimbangan masyarakat dan ekosistem sebagai aset dan bukan kendala,” katanya.
Keanekaragaman hayati yang dimiliki sangat penting untuk kebutuhan masyarakat dan pengembangan ekonomi. Pemanfaatan keanekaragaman hayati menjadi nilai dan manfaat bagi perekonomian masyarakat.
Menurut Roche terdapat peluang ekonomi biru dan hijau untuk keberlanjutan masa depan, di antaranya mengurangi polusi, memajukan riset dan inovasi di sektor pertanian dan pembangunan perkotaan.
Selain itu, pengembangan penggunaan solusi berbasis alam, dan juga peluang untuk menciptakan kemitraan antara publik-swasta lintas sektoral untuk mengurangi polusi dan kerusakan laut.





Komentar tentang post