Minggu, Oktober 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Eksploitasi dalam Bisnis Perikanan di Indonesia

redaksi
24 Mei 2019
Kategori : Kajian, Laporan Khusus
0
Eksploitasi dalam Bisnis Perikanan di Indonesia

FOTO: DARILAUT.ID

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses perekrutan anak buah kapal atau nelayan yang bekerja pada kapal penangkap ikan bersifat informal. Umumnya mereka direkrut melalui calo atau kapten kapal.
Kapten Kapal merekrut awak kapal yang masih memiliki hubungan kekeluargaan maupun pertemanan. Rekrutmen model ini biasanya atas dasar kepercayaan.

Rekrutmen secara acak dan spontan juga dilakukan saat kapal sandar di pelabuhan. Hasil penelitian IOM Indonesia, model ini tidak eksploitatif.

Untuk rekrutmen melalui calo, model ini eksploitatif. Calo berperan sebagai agen penghubung antara calon pekerja dengan kapten atau pemilik kapal. Jasa calo digunakan kapten, pemilik kapal maupun perusahaan.

Penelitian menunjukkan rekrutmen melalui calo, ABK atau nelayan buruh, dibebani biaya untuk jasa calo, akomodasi, biaya hidup selama proses menunggu. Kemudian dibebankan biaya transportasi dari rumah atau kampung halaman menuju kapal dan sebaliknya.

Pembebanan biaya ini dilakukan melalui mekanisme pemberian utang di awal (kas bon) atau pemotongan upah. Utang yang bersifat talangan ini, pada dasarnya terus bertambah dan kerap berubah menjadi jerat utang.

Kondisi ini memaksa para nelayan buruh terus bekerja agar dapat melunasi utang. Terkadang para calo juga diberi kewenangan sebagai pengawas dan menindak pekerja. Para calo juga memastikan para ABK tidak meninggalkan kapal penangkap ikan, sebelum mereka melunasi kas bon yang diambil.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bisnis PerikananIOM IndonesiaNelayan Buruh
Bagikan19Tweet7KirimKirim
Previous Post

Jerat Utang Nelayan Buruh

Next Post

Kemenhub Tambah Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut

Postingan Terkait

Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Hajar: Ratu Zamzam

16 Oktober 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

15 Oktober 2026

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Next Post
Kemenhub Tambah Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut

Kemenhub Tambah Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, Lebih Dari 1.300 Orang Hilang, 168 Tewas

Cangkang Tiram Sebagai Pelindung Pantai

Rektor UNG Canangkan Zona Integritas dan Wilayah Bebas Korupsi

Badai Tropis Sinlaku Terbentuk di Tenggara Guam

Analisis BMKG, Sejak 1866 Perubahan Iklim Telah Terjadi di Indonesia

Rumah Edukasi dan Ekowisata Penyu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.