Potensi tsunami di Donggala, Selat Makassar, sudah ditandai dalam peta. Pada Jumat (28/9) pekan lalu, terjadi gempa 7,4 skala Richter (SR), disertai tsunami.
Kawasan lain yang ditandai sebagai daerah potensial bencana tsunami di Indonesia, antara lain barat Sumatera, selatan Jawa, Nusa Tenggara, utara Papua, Halmahera, Laut Banda, Selat Makassar, Talaud dan Teluk tomini.
Untuk Laporan Khusus kali ini, Verrianto Madjowa menuliskan dalam beberapa bagian. Bahan tulisan dikumpulkan dari Dr Ing Widodo S Pranowo (Peneliti di Laboratorium Data Laut & Pesisir, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia, Kementerian Kelautan dan Perikanan), keterangan tertulis Dr Ir Muhamad Sadly MEng (Deputi Bidang Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, BMKG), Fatuhri dan Hasan A Efendi (BMKG Gorontalo), Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Rekaman video tsunami di Palu, diskusi melalui grup WhatsApp dan riset pustaka. Tulisan tsunami Dr Anugerah Nontji (1987 dan 1993) sebagai bahan tulisan yang hingga kini masih tetap relevan.*





Komentar tentang post