“Data penginderaan jauh merupakan salah satu data utama yang dibutuhkan oleh sektor-sektor tersebut dalam setiap pemantauan dan perencanaannya,” kata Robertus.
Menurut Robertus, workshop ini sangat bermanfaat bagi para periset OR PA, karena kegiatan ini merupakan forum untuk sharing informasi mengenai kondisi terkini dan potensi kebutuhan riset dalam pemanfaatan data dan informasi penginderaan jauh pada berbagai sektor di kementerian/ lembaga/ pemerintah daerah.
“Dengan demikian para periset OR PA dapat lebih fokus dalam mencapai tujuan penelitiannya pada permasalahan riil yang menjadi isu nasional,” katanya.
Selain itu, kata Heru, melalui workshop ini periset BRIN dapat meningkatkan kompetensi dan kapasitas dalam riset dan inovasi di BRIN, khususnya pemanfaatan data dan informasi penginderaan jauh.
Para periset dapat menjajaki kerjasama dengan pihak luar negeri dalam wadah skema kerjasama yang sudah terjalin. Melalui kerjasama ini para periset diharapkan dapat memperoleh akses lebih cepat dan prioritas pada berbagai data dan informasi yang disediakan oleh EU Copernicus.
“Sebagai tindak lanjut dari workshop ini diharapkan kerjasama dapat diwujudkan, diawali dengan penandatanganan EU-Indonesia Partnership and Cooperation Agreement (PCA), BRIN melalui OR PA menjadi hub data EU Copernicus di Indonesia khususnya dan Asia Tenggara umumnya,” katanya.





Komentar tentang post