Ketua Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) Avianto Amri menjelaskan Program PRBBK sudah berkembang pesat di Indonesia sejak 15 tahun yang lalu.
Hal ini harus terus didukung dengan upaya pengembangan, pemutakhiran, dan pendokumentasian upaya-upaya praktik baik dan pengkajian kritis terkait pembelajaran yang didapat, baik itu berupa kegagalan yang dialami hingga keberhasilan yang dicapai yang perlu dijaga, dipertahankan, dan ditingkatkan, kata Anto.
Pada kesempatan tersebut diluncurkan “Buku Kisah Petualang Tangguh Perjalanan Menuju Resiliensi di Timur Indonesia”.
Isi buku ini mengisahkan pengalaman nyata dari masyarakat di Timur Indonesia yang berhasil mengatasi tantangan dan membangun ketangguhan dalam menghadapi bencana.
MPBI bersama dengan BNPB dan Kementerian/Lembaga serta organisasi mitra kemanusiaan telah meluncurkan buku Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas, terdiri dari empat bagian, yang disusun berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang telah dilakukan oleh berbagai organisasi di Indonesia.





Komentar tentang post