Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mitigasi Tsunami dan Gempabumi Megatrust

redaksi
20 Januari 2022
Kategori : Berita
0
BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

Ilustrasi permukaan laut. FOTO: DARILAUT.ID

Meski demikian, Widjo mengimbau agar masyarakat tidak panik. Bersama otoritas pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat meningkatkan upaya mitigasi.

Menurut Widjo, di sisi hilir harus disiapkan program mitigasi bencana. Di antaranya menyiapkan peta ancaman dan peta risiko detil di setiap daerah dan memberikan edukasi bencana kepada masyarakat.

Selain itu, menyiapkan tempat evakuasi yang layak, dan secara rutin melakukan simulasi menghadapi tsunami. Di sisi hulu, kajian mengenai gempa bumi dan tsunami perlu dilakukan secara terus-menerus.

Beberapa hal yang penting adalah melihat karakteristik ancaman tsunami di Indonesia. “Sumber tsunami di Indonesia umumnya sangat dekat yaitu sekitar 100 km dari lepas pantai, sehingga waktu perjalanannya sampai ke daratan terjadi sangat cepat,” ujar Widjo.

Aspek mitigasi yang perlu dilakukan masyarakat tentang konsep evakuasi mandiri dan tidak terlalu mengandalkan teknologi yang ada saat ini.

Widjo mengatakan, Indonesia adalah negara kepulauan. Namun selama ini kita terkonsentrasi di pulau-pulau besar.

Ke depan program mitigasi di pulau-pulau kecil juga perlu diperhatikan. Di samping itu, pembangunan InaTEWS yang selama ini telah berjalan, misalnya fasilitas Buoy OR-PPT BRIN yang telah di pasang di lepas pantai Bengkulu hingga Sumba dan saat ini masih berfungsi perlu dioptimalkan pemanfaatannya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINgempabumiMitigasi Bencanatsunami
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

KLHK Gugat Perusahaan Pembakar Hutan Rp 1,7 Triliun

Next Post

Teknologi Budidaya Udang yang Menghasilkan 130 Ton per Hektare

Postingan Terkait

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

24 Oktober 2026

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Next Post
KKP Ekspor Hasil Perikanan ke Berbagai Negara

Teknologi Budidaya Udang yang Menghasilkan 130 Ton per Hektare

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Perizinan Kapal untuk Menjaga Kelestarian Ikan

KKP Tangkap 7 Kapal Ikan Vietnam dan 7 Malaysia

Apa itu Forex? Pengertian, Kelebihan, dan Seluk-Beluknya

Bibit Siklon Tropis 96W Berlokasi di Timur Laut Kepulauan Talaud Sulawesi Utara

1 Januari 2020 Kapal di Perairan Indonesia Wajib Gunakan Bahan Bakar Low Sulfur

Setiap Orang Diperkirakan Mengonsumsi 50 Ribu Partikel Plastik per Tahun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.