Pencemaran ini mencekik satwa laut, merusak tanah dan meracuni air tanah, serta dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius.
Apakah polusi satu-satunya masalah dengan plastik?
Tidak, itu juga berkontribusi pada krisis iklim. Produksi plastik adalah salah satu proses manufaktur energi yang paling intensif di dunia. Bahannya terbuat dari bahan bakar fosil seperti minyak mentah, yang diubah melalui panas dan aditif lainnya menjadi polimer.
Pada 2019, plastik menghasilkan 1,8 miliar metrik ton emisi gas rumah kaca – 3,4 persen dari total global.
Asal Plastik
Sektor pengemasan merupakan penghasil sampah plastik sekali pakai terbesar di dunia. Sekitar 36 persen dari semua plastik yang diproduksi digunakan dalam kemasan.
Ini termasuk wadah makanan dan minuman plastik sekali pakai, 85 persen di antaranya berakhir di tempat pembuangan sampah atau sebagai limbah yang tidak dikelola dengan baik.
Pertanian adalah area lain di mana plastik ada di mana-mana: digunakan dalam segala hal mulai dari pelapis benih hingga film mulsa.
Industri perikanan adalah sumber penting lainnya. Penelitian terbaru menunjukkan lebih dari 100 juta pon plastik memasuki lautan hanya dari alat tangkap industri.
Industri fashion adalah pengguna plastik utama lainnya. Sekitar 60 persen bahan yang dibuat menjadi pakaian adalah plastik, termasuk poliester, akrilik, dan nilon.





Komentar tentang post