“Revolusi Mental diharapkan mampu memperbaiki mentalitas bangsa agar lebih adaptif dan siap bersaing di era digital,” ujarnya.
Revolusi Mental adalah gerakan nasional yang dicetuskan oleh pemerintah pada tahun 2014. Tujuannya, mengubah cara pandang, sikap, dan perilaku masyarakat Indonesia agar lebih positif, produktif, dan berintegritas.
Gerakan ini diharapkan bisa menjadi fondasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Sebagai negara yang beragam, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam membangun karakter bangsa yang kuat.
“Revolusi Mental diharapkan bisa menyatukan semua elemen bangsa untuk menghadapi tantangan globalisasi, teknologi, dan perubahan sosial yang terus berkembang,” kata Jauhar Wahyuni MIKom dari Unesa.
Untuk itu, kata Jauhar, penelitian mengenai dampak revolusi mental pada kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting.
Terdapat lima program utama yang menjadi fokus Gerakan Revolusi Mental, pertama, Gerakan Indonesia Melayani: Meningkatkan pelayanan publik agar lebih berintegritas dan melindungi kepentingan masyarakat.
Kedua, Gerakan Indonesia Bersih: Mendorong masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, baik secara fisik maupun mental.
Ketiga, Gerakan Indonesia Tertib: Menegakkan ketertiban di ruang publik sesuai asas ketertiban umum.




