Menurut Ampou et al, 2018 dalam proses klasifikasi tipologi habitat pada ekosistem terumbu karang dibagi dalam 4 bagian yakni: Geomorfologi, Arsitektur, Cover/tutupan dan Taksonomi. Monitoring dilakukan pada ekosistem terumbu karang pada kisaran kedalaman 5-30m. 216 foto transek habitat pada 76 titik penyelaman telah dilakukan di lokasi: Ile des Pins, Prony Bay, Cook Reef, dan atol di Guilbert, Huon, Merite, Neulka, Pelotas, Portail and Surprise. Berikut beberapa jenis tipologi habitat di barrier reef Kaledonia Baru, diantaranya:

Gambar a) habitat terumbu karang pada kedalaman 10 meter. Secara Geomorfologi: lereng terumbu (reef slope); Arsitektur: rugosity kategori 3; Cover/tutupan: karang keras (Scleractinia) -+80%; Taksonomi: didominasi oleh genus Acropora (a.l. Acropora humilis).
Gambar b) kedalaman 5 meter. Geomorfologi: punggung terumbu (fore reef); Arsitektur; rugosity kategori 2; Tutupan: karang cabang, homogen -+90%; Taksonomi: Anacropora sp.

Gambar c) kedalaman habitat 10m. Geomorfologi: Channel dengan spur & groove; Arsitektur: rugosity kategori 4; Tutupan: karang keras dengan substrat berpasir; Taksonomi: Acropora sp, Millepora sp dan Fungia sp.
Kajian dan Penelitian terumbu karang
Secara umum, khusus untuk kajian pada ekosistem terumbu karang yang aktivitas selam dilakukan di setiap lokasi dengan rata-rata 3 x penyelaman/hari. Total didapatkan 432 transek ikan, 432 bentik survey, 176 assessment karang dengan 216 foto transek di 76 site. Total 181 spesies ikan dicatat sepanjang 30 meter transek di Ile des Pins dan Prony Bay, 80 spesies ikan di Cook Reef, dan 232 jenis ikan di Atol utara.





Komentar tentang post