Rabu, Maret 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Ikan Melimpah, Tak ada Unit Pengolahan di Lembata

redaksi
22 April 2019
Kategori : Eksplorasi
0
Lembata

FOTO: TIM EPBN

“Banyak ikan yang belum tertampung harus menunggu antrian untuk disortir dengan es tambahan, kualitas kesegaran ikan dan harga akhirnya menurun,” kata Dian.

Pihak swasta hanya dapat menampung 5 ton ikan dalam satu hari, sedangkan nelayan mampu menangkap ikan hingga 6 ton dalam satu kali penangkapan.

Ikan yang mampu ditampung untuk satu nelayan hanya 2-3 ton, dengan menyesuaikan banyak tidaknya nelayan yang mengantar hasil tangkapan di hari yang sama.

Jika tidak, nelayan hanya bisa menjual ikan yang lebih tadi dengan harga yang sangat murah atau membagikannya ke orang-orang. Bahkan dibuang karena jumlah yang sangat banyak.

Ketua Bidang Pemberdayan Masyarakat Pesisir dan Perlindungan Nelayan, Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), Dr Adi Candra mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Lembaga mesti mengantisipasi masalah ini.

“Mayoritas nelayan di Lembata menggunakan kapal ukuran kecil, sehingga perlu fasilitasi dan peran pemerintah daerah untuk mendukung penyediaan sarana pengolahan seperti cold storage,” kata Adi Candra.

Potensi perikanan Lembata yang sangat besar perlu menjadi prioritas pembangunan daerah. Pemda perlu membangun sarana pengolahan dengan APBD atau mengusulkan melalui APBN. Cara yang lain, mengajak investor untuk membangun Unit Pengolahan Ikan di Lembaga dengan kapasitas yang lebih besar.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Ekspedisi Pinisi Bakti NusaikanLembata
Bagikan32Tweet7KirimKirim
Previous Post

Petugas Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Rp 37,5 miliar di Jambi

Next Post

Ekspedisi Pinisi Gelar Pelatihan Bagi Nelayan di Labuan Bajo

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Labuan bajo

Ekspedisi Pinisi Gelar Pelatihan Bagi Nelayan di Labuan Bajo

Komentar tentang post

TERBARU

Fakultas Kedokteran UNG Raih Penghargaan Institusi Terfavorit

Saling Serang AS-Isarel vs Iran, PBB: Warga dan Infrastruktur Sipil Harus Dilindungi

Program Studi Pendidikan Matematika UNG Raih Akreditasi Unggul

Krisis Selat Hormuz

Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG Desa Banuroja Bikin Buku Panduan Pencegahan Stunting

Januari 2024 Rekor Terpanas

Keliru, Tidak Ada Bukti Vaksin Polio Picu Kanker dan HIV

Diperdagangkan Sejak 1000 Tahun Lalu, Ini Cara Budidaya Teripang Pasir

Topan Yagi Bergerak Lambat di Laut Cina Selatan

Nanmadol Badai Terkuat Tahun Ini, Kekuatannya Melebihi Hinnamnor

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.