Secara praktis dalam pelayaran ini, skipper, ABK dan peserta ekspedisi mendapatkan ilmu kelautan dengan menggunakan kapal layar. Trip Makassar menuju Pelabuhan Bira, Bulukumba sebagai program percontohan kapal layar latih pertama di Indonesia yang diberikan secara cuma-cuma oleh Capt Gita.

Dalam membagi ilmu kelautan pelayaran dan bagaimana tata tertib secara langsung di atas kapal layar, Capt Gita menuliskan pula di atas kertas.
Sejarah dan bagaimana kapal layar juga menjadi bagian ilmu yang diberikan Capt Gita.
Menggerakan kapal layar bukan suatu perkara yang mudah. Komando menaikan dan menurunkan layar, kemudian membawa kapal berlayar, memiliki ilmu tersendiri.
Banyak kapten kapal laut, tetapi tidak semua bisa melakukan “olah gerak kapal layar.” Ini yang membedakan kapten kapal dan skipper.
Seorang skipper harus memiliki kemampuan dalam “olah gerak kapal layar” yang menjadi inti ilmu pelayaran yang dibagi Capt Gita.
Trip pertama, Makassar menuju Pelabuhan Bira, Bulukumba dilalui tim ekspedisi bersama Capt Gita. Dari Bulukumba inilah secara turun-temurun, lahir para panrita (pembuat kapal layar pinisi).
Kapal Pinisi Pusaka Indonesia berlabuh pukul 18.00 Wita di Pelabuhan Bira.

Direktur Eksekutif YMS Sapril Akhmady mengatakan, trip ini dengan tema “Merawat Pinisi Sebagai Warisan Budaya Bahari Indonesia.” Pelayaran Makassar menuju Pelabuhan Bira ini bersama Capt Gita.





Komentar tentang post