Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Iklim

Gelombang Panas Bahaya Alam Paling Mematikan, WMO Memperkuat Peringatan Dini Kesehatan

redaksi
19 Juli 2023
Kategori : Iklim, Kesehatan
0
Gelombang Panas Bahaya Alam Paling Mematikan, WMO Memperkuat Peringatan Dini Kesehatan

Beat the heat. GAMBAR: WMO

Darilaut – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) meningkatkan upaya untuk memperkuat peringatan dini kesehatan karena gelombang panas. Selain itu, mengintegrasikan rencana aksi untuk gelombang panas, salah satu bahaya alam paling mematikan.

Panas adalah risiko kesehatan yang berkembang pesat, karena urbanisasi yang berkembang, peningkatan suhu ekstrem yang tinggi, dan perubahan demografis.

Ratusan ribu orang meninggal karena penyebab yang berhubungan panas dapat dicegah setiap tahun.

Dalam siaran pers WMO yang diterbitkan Selasa (18/7) suhu global telah berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya selama beberapa minggu.

Gelombang panas yang luas dan intens tahun ini memang mengkhawatirkan. Hal ini tidak mengherankan karena kondisi yang diamati sesuai dengan proyeksi dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC).

Dampaknya terhadap manusia, ekonomi, dan lingkungan alam dan bangunan sangat serius.

Sebuah studi baru yang diterbitkan pekan lalu, menghitung musim panas lalu di Eropa saja 60.000 orang meninggal karena panas yang ekstrim.

Para ahli dan pemerintah menganggap ini sebagai perkiraan konservatif. “Dan perlu dicatat, angka-angka tersebut untuk Eropa, yang memiliki beberapa sistem peringatan dini kesehatan terkuat dan rencana aksi di dunia,” kata Joy Shumake Guillemot, dari kantor gabungan Organisasi Meteorologi Dunia/Kantor Kesehatan Dunia untuk Iklim.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Cuaca EkstremGelombang PanasIPCCNOAAOrganisasi Meteorologi DuniaSuhu PanasWorld Meteorological Organization
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Organisasi Meteorologi Memeriksa Catatan Suhu Baru Karena Gelombang Panas

Next Post

Penamaan Gelombang Panas

Postingan Terkait

9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

Penderita Gondok di Gorontalo Kebanyakan Tinggal di Wilayah Non Pesisir

27 Maret 2026
WHO Menyerukan Tindakan Mendesak Mengakhiri Tuberkulosis

WHO Menyerukan Tindakan Mendesak Mengakhiri Tuberkulosis

25 Maret 2026

Lebih Dari 3300 Orang Meninggal Karena Tuberkulosis Setiap Hari

WHO Merekomendasikan Alat Diagnostik Baru Mengakhiri Tuberkulosis

6.949 Kasus Tuberkulosis di Gorontalo, Tempati Peringkat 15 Nasional

Iklim: Demam Berdarah Penyakit Dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia

Panas Berlebih Tersimpan di Lautan, Pencairan Es Mendorong Kenaikan Permukaan Laut

WMO: Iklim Bumi Semakin Tidak Seimbang, Lautan Terus Menghangat

Next Post
Penamaan Gelombang Panas

Penamaan Gelombang Panas

Komentar tentang post

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

Depresi Tropis Berkembang di Laut Cina Selatan

Konflik Timur Tengah, Dampak Krisis Menyebar di Seluruh Wilayah

Awak Kapal Perikanan Indonesia di Cape Town Dapat Bantuan Logistik

Rachel Carson, Ahli Biologi Kelautan yang Menjadi Inspirasi Hari Bumi

Topan Usagi Mendekati Filipina dan Mengarah ke Selatan Taiwan

Pangan Murah Untuk Menekan Lonjakan Harga Bahan Pokok

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.