Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

redaksi
28 Agustus 2019
Kategori : Berita, Kajian
0
4 Ahli Geologi Inggris Bahas Erupsi Krakatau dan Anak Krakatau di ITB

FOTO: SUSI AIR

Watt mencoba untuk mencari tahu letak-letak kesamaan dari dua kejadian tersebut. Kesamaan ini dikhususkan pada letak tanah mana yang bergoyang dan jatuh, sehingga terjadi perubahan bentuk tanah. Ini bisa dipakai sebagai acuan apakah tanah yang jatuh menjadi pemicu getaran pada laut yang memicu tsunami.

Geologis lainnya Cassidy dan Amber fokus pada efek erupsi terhadap jatuhnya tanah. Mereka mencari tahu bagaimana sebenarnya proses rubuhnya tanah berlangsung. Pendekatan yang mereka pakai adalah pendekatan geokimia. Pendekatan geofisika sulit dilakukan karena karena kurangnya data dan pengamatan fisis, apalagi terjadi pada 1883.

Engwell dalam presentasinya menyajikan kejadian Krakatau pada 1883 bisa didekati dengan model matematika. Ini mungkin dapat dilakukan mengingat keterbatasan-keterbatasan teknologi yang dimiliki saat itu, sehingga tidak cukup data untuk melakukan model yang tervisualisasi.

Hasil penelitian ini belum selesai dan tidak ada kesimpulan mutlak. Para ahli akan kembali ke laboratorium dan menguji lagi aspek-aspek khusus.

Rekonstruksi kejadian vulkanik, terutama yang berkorelasi dengan potensi tsunami, akan menjadi pengetahuan yang sangat penting. Bukan hanya memahami apa saja akibat erupsi gunung berapi yang berdekatan dengan perairan, melainkan bisa menentukan letak-letak mineral yang berguna bagi manusia dalam endapan atau daratan sekitarnya.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Gunung Anak KrakatauGunung ApiITBKrakatautsunami
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pendeteksi Signal Distress Digunakan untuk Cari MV Nur Allya di Maluku Utara

Next Post

FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

Postingan Terkait

Menangkap Tuna Sambil Bermain Layang-layang

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

4 Juni 2026
Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

4 Juni 2026

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Next Post
FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

AmsiNews

REKOMENDASI

Kota Gorontalo Prioritas Penggunaan Produk UMKM dan Koperasi

Prosesi Buka Sasi di Raja Ampat

Muat 90 Ton BBM Ilegal Kapal Equator Guinea Ditangkap di Batam

Sebatik, Paguyaman Pantai, Natuna Sudah Mempraktikkan Aplikasi Nelayan Nusantara

Ada Kemungkinan 60 Persen La Nina Segera Tiba

Bibit Siklon Tropis 31P Terletak di Selatan Merauke

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.