Industri 4.0 menurut Encyclopedia Britannica (2015) adalah konvergensi inovasi digital, biologis, dan fisik. Era 4.0 ini mengandalkan transaksi digital mulai dari transaksi data sampai transaksi dana. Pelaku usaha kecil bisa manfaatkan peluang ini.
Bagi tour guide yang biasa memandu wisatawan bisa upload ke sosial media mengenai daerah asal. Bisa dicantumkan juga apa saja keunggulan daerah yang ia kunjungi, ciri khas, sampai tempat wisata. Unggahan ke media sosial ini bisa dijadikan sarana promosi dan bahkan bila diunggah ke salah satu platform, bisa mendapatkan peluang penghasilan dari iklan.
Pengusaha kuliner kecil yang selama ini menjual produk langsung ke wisatawan sekarang bisa beralih ke layanan ojek daring untuk menjual produknya. Selain itu pengusaha kecil bisa memanfaatkan feed media sosial dengan desain semenarik mungkin agar tetap menjaga awareness terhadap produknya.
Optimis Menghadapi Pandemi
Kondisi saat ini memang dirasakan berat terutama di sektor pariwisata karena tidak bisa dipungkiri bahwa sektor inilah yang terkena dampak ekonomi pertama kali sejak pandemi ini merebak. Tetapi saat ini adalah waktu yang tepat untuk berpikir optimis karena segala macam krisis akan selalu ada jalan keluar.
Menurut Cuellar dalam I Ketut Suwena & I Gusti Ngurah Widyatmaja (2017), menyebutkan bahwa waktu luang (leisure), termasuk yang digunakan untuk berwisata, adalah kebutuhan primer yang melekat pada semua diri manusia (secara individu dan komunitas) yang dapat memperkuat ketahanan dan mampu menyegarkan jiwa kembali.





Komentar tentang post