Berdasarkan sensus visual yang dilakukan saat pengumpulan data, diperkirakan terdapat >300 tipe habitat terumbu karang dengan spesies dan asosiasi karang yang sangat beragam dengan substrat dominan pasir (sand) dan pecahan karang (rubble).
Di beberapa lokasi juga terdapat terumbu karang dan terumbu karang patchy/pinnacle reef, terutama lokasi penyelaman Batu Sahaung dan Batu Gosoh di Pulau Bangka, sementara di Pulau Talise sangat identik dengan gua-gua kecil di pesisir dan dinding karang yang kaya akan keanekaragaman hayati laut termasuk terumbu karang.
Adapun beberapa gambaran hasil monitoring habitat terumbu karang di Pulau Bangka dan Talise sebagai berikut:







Diharapkan kegiatan survei terumbu karang ini dapat dilakukan secara berkesinambungan dan menjadi salah satu data dukung buat pemangku kepentingan terkait, diantaranya pengembangan ekoeduwisata dalam pengelolaan berkelanjutan yang bertanggungjawab khususnya di kawasan perairan pesisir Indonesia dan lebih khusus masyarakat pesisir Pulau Talise dan Pulau Bangka yang secara geografis berdekatan dengan KEK Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Selain kegiatan substansi, salah satu momen langka dan sangat berkesan dalam ekspedisi Oceanxplorer bertepatan juga dengan HUT Kemerdekaan RI ke 79, ”Nusantara Baru, Indonesia Maju” dan diperingati dengan upacara bersama Tim riset dengan Kapten Kapal beserta crew RV Oceanx.




