Perubahan iklim jangka panjang merupakan pemicu terjadinya peningkatan kekuatan dan frekuensi fenomena gelombang panas laut.
Suhu lautan selama fenomena gelombang panas laut jauh lebih tinggi dari suhu rata-rata di perairan tersebut. Karakteristik fenomena gelombang panas laut akan berubah ketika laut menghangat dengan adanya perubahan iklim.
Namun, penelitian lain oleh Oliver et al. (2018) dan Frölicher et al. (2018) yang menggambarkan bagaimana gelombang panas laut dipengaruhi oleh perubahan iklim, telah mendefinisikan bahwa peristiwa ini relatif terhadap kondisi suhu lautan selama periode waktu tertentu.
Hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa perubahan iklim sangat meningkatkan intensitas, frekuensi, dan persistensi gelombang panas laut.
Namun, temuan tersebut sebagian besar mencerminkan suhu rata-rata laut naik, tetapi variabilitas di sekitar suhu rata-rata tetap relatif stabil.
Sumber: Dewi Surinati, Jurnal Oseana, Volume 46, Nomor 2 Tahun 2021, dengan judul “Gelombang Panas Laut”.





Komentar tentang post