Maka, jadilah iklim sebagai ilmu yang harus dipahami secara dasar dan diterapkan dalam aplikasi yang penuh diantar oleh berbagai rekayasa yang penuh inovasi. Di luar dari pengetahuan umum, ilmu cuaca dan iklim tidak hanya untuk dipahami atas fenomena yang hanya terjadi di atmosfer, tetapi juga di darat dan di badan air seperti laut atau badan air di darat.
Apa yang disampaikan dalam pemaparan ini adalah sebuah perjalanan seorang peneliti dalam memahami peran dalam bidang perubahan iklim. Sebagai seorang yang mengidolakan Bapak Habibie dalam hal dunia saintifik sejak kecil. Seorang dengan riwayat nyata penelitian yang dalam arti sebenarnya telah saya alami sejak tamat SMU sekitar 30 tahun lalu.
Sudah sedemikian banyak penelitian di udara, darat, sungai, hutan dan laut yang sudah didalami. Cerita dibawah ini menyampaikan sebuah riwayat hidup seseorang sebagai peneliti dan fungsinya dalam bidang rekayasa. Beberapa hal yang disampaikan menyangkut riwayat rekayasa komputasi, rekayasa instrumentasi, rekayasa sosial, resiliensi kultural, rekayasa kerjasama dan rekayasa kebijakan.
Rekayasa Komputasi
Semua kemajuan dalam dunia komputasi tidak akan lepas dari rekayasa komputasi. Hal ini dibutuhkan untuk mengisi kekosongan data dan melakukan simulasi teori yang lebih komprehensif. Keunggulan rekayasa komputasi dapat melakukan hal-hal yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata.





Komentar tentang post