Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim  (1)

PROF DR EDVIN ALDRIAN

redaksi
25 November 2018
Kategori : Kajian
0
Habibie Award

FOTO: TWITTER/@HABIBIECENTER

Proyeksi dampak ke depan dari perubahan iklim yang menjadi sangat populer saat ini dilakukan dengan rekayasa komputasi dan dikenal sebagai skenario modeling. Untuk melakukan rekayasa komputasi pada benua maritim Indonesia, dibutuhkan sebuah teknik khusus dalam perekayasaannya.

Di benua maritim, kebutuhan simulasi darat dan laut sama pentingnya. Hasil studi menunjukkan bahwa tidak mungkin hanya melihat hasil simulasi atmosfer dan daratan tanpa memasukkan dinamika dari laut.

Biasanya, simulasi laut memakai batas atmosfer sebagai sesuatu yang terpisah. Untuk benua maritim Indonesia, kedua dunia tersebut haruslah dipadukan dan diupayakan berjalan seiring dalam sebuah simulasi secara online. Data dari kedua simulasi, yaitu atmosfir darat dan simulasi laut akan dipertukarkan pada selang waktu dan pada parameter tertentu.

Butuh teknik komputasi khusus agar rekayasa komputing tersebut dapat berjalan dalam 3 simulasi, yaitu simulasi atmosfer darat, simulasi laut dan media pertukaran data. Hasil dari rekayasa komputasi tersebut menunjukkan perbaikan hasil simulasi dibandingkan dengan data observasi.

Rekayasa komputasi pada akhirnya harus dapat dijalankan pada sistim komputasi yang mumpuni di kondisi lokal, bukan hanya memakai super komputer yang dapat bekerja hanya di negara maju.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Habibie AwardPerubahan IklimThe Habibie Center
Bagikan25Tweet2KirimKirim
Previous Post

Satgas 115 Salah Satu Task Force yang Ditakuti

Next Post

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim (2)

Postingan Terkait

Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Tulidu: Agar Motulidu, Harus Molu’udu

Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Program Prioritas, Risiko Mercusuar

Next Post
Habibie award

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim (2)

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

AmsiNews

REKOMENDASI

Tumpahan Minyak Dapat Mengganggu dan Membunuh Organisme

Mahasiswa KKN UNG Memfasilitasi UMKM Memperoleh Sertifikat Pangan

Anugerah Diktisaintek 2025 Sebagai Kontribusi Nyata Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi

Pascasarjana UNG Buka Program Magister Pendidikan Jasmani

Fakultas Kedokteran UNG Penelitian Manajemen Gizi Saat Situasi Bencana

Kapal 1.500 DWT Bisa Sandar di Pelabuhan Mamuju

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.