Senin, Agustus 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Melihat Perairan Indonesia dari Atlantik Utara

redaksi
14 Juni 2019
Kategori : Kajian
0
Mikroplastik di Laut Jawa Diduga dari Laut Cina Selatan

Noir P. Purba. FOTO: DOK. ISTIMEWA

JPL-NASA

Jika melihat sistem arus dunia, arus yang berasal dari perairan ARA mengelilingi semua samudera dan melewati perairan Indonesia dengan sirkulasi AMOC (Atlantic Meridional Overturning Circulation). AMOC mengontrol iklim global dan mendistribusikan dan menyeimbangkan panas ke seluruh perairan. Walaupun waktunya sangat lama (sekitar 1200 tahun untuk mencapai satu siklus), tetapi sangat penting karena perubahan di ARA akan mengubah dinamika perairan di Indonesia.

Salah satu contoh adalah dalam sirkulasi nutrien dan material penting lainnya di kolom air. Nah, artinya apa yang terjadi di perairan ARA, menjadi semacam “alarm“ untuk perairan Indonesia, demikian juga sebaliknya. Perairan ARA adalah wilayah yang terkoneksi dengan Artik dan karakteristik airnya dipengaruhi oleh masukan air tawar dan pendinginan dari Artik.

Dampak di Indonesia

Ada hal yang menjadi bahasan akhir-akhir ini di ARA selain isu lokal seperti halnya sampah laut yang juga terdapat di perairan ini. Jika dilihat dari fenomena pemanasan global dimana wilayah yang paling berpengaruh adalah wilayah kutub baik di utara maupun selatan (Antartika).

Studi terbaru dari Swire Institute of Marine Science yang diterbitkan di Geophysical Research Letter mengemukakan bahwa sirkulasi perairan global mengalami perlambatan akibat konsekuensi dari pemanasan global dan mencairnya es di Greenland. Penelitian yang sama juga diungkapkan oleh Thornalley dari Woods Hole Oceanographic Institution, USA yang menyatakan bahwa terjadi perlambatan selama 150 tahun belakangan jika dibandingkan dengan 1500 tahun sebelumnya.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Atlantik UtaraPemanasan GlobalPerubahan Iklim
Bagikan16Tweet9KirimKirim
Previous Post

Kapal Navigasi Angkut Penumpang yang Menumpuk di Tanjung Buton

Next Post

Meriah, Peringatan Coral Triangle Day di Mataram

Postingan Terkait

Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

28 Juli 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

17 Juli 2026

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

Next Post
Meriah, Peringatan Coral Triangle Day di Mataram

Meriah, Peringatan Coral Triangle Day di Mataram

Komentar tentang post

TERBARU

Aquatic Science UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings 2026

El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Peta Prakiraan Musiman Global Agustus – Oktober

Penjelasan Dampak Global El Niño

El Niño Sudah Ada di Rumah Kita, Agustus-Oktober 2026 Akan Menguat, Suhu di Atas Normal

434 Ribu Hektare Hutan Terbakar di Seluruh Eropa, AS dan Kanada 5,6 Juta

AmsiNews

REKOMENDASI

Musim Hujan, Waspada Bencana dan Peluang Penyebaran Penyakit

Warga Sumatera Barat Tersengat Ubur-ubur Bluebottle, 8 Masuk Rumah Sakit

Banjir di Sudan Menewaskan 66 Orang

IUCN: Perikanan Tuna Menuju Pemulihan, Hiu dan Pari Terancam Punah

Perubahan Iklim Bukan Hanya Isu Lingkungan Hidup

Terkait La Nina dan MJO, Waspada Potensi Hujan Lebat di Wilayah Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.