Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Paradigma Baru Masyarakat Pesisir: Menuju Kehidupan yang Lebih Sejahtera

redaksi
14 Januari 2025
Kategori : Kajian
0
Paradigma Baru Masyarakat Pesisir: Menuju Kehidupan yang Lebih Sejahtera

Dr Lis Melissa Yapanto. FOTO: KOLEKSI LIS M. YAPANTO

Diversifikasi Mata Pencaharian

Banyak masyarakat pesisir yang mulai memahami pentingnya diversifikasi mata pencaharian untuk mengurangi ketergantungan pada hasil laut. Misalnya, mereka mulai mengembangkan budidaya perikanan seperti tambak udang atau keramba jaring apung.

Bahkan, beberapa daerah telah sukses mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat, seperti wisata mangrove dan snorkeling, yang tidak hanya menghasilkan pendapatan tambahan tetapi juga membantu melestarikan ekosistem laut.

Kesadaran akan Keberlanjutan

Kesadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut juga semakin meningkat. Praktik penangkapan ikan yang berlebihan (overfishing) dan penggunaan alat tangkap destruktif perlahan mulai ditinggalkan.

Nelayan kini lebih memahami bahwa menjaga kelestarian laut adalah investasi jangka panjang bagi keberlangsungan hidup mereka dan generasi mendatang. Program-program seperti penanaman kembali mangrove dan perlindungan terumbu karang mendapat sambutan positif dari masyarakat pesisir.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Swasta

Perubahan ini tidak lepas dari peran pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung masyarakat pesisir. Program-program pemberdayaan, seperti bantuan alat tangkap modern, pelatihan kewirausahaan, hingga pemberian akses permodalan melalui kredit usaha rakyat (KUR), telah menjadi katalisator perubahan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Dr Lis Melissa YapantoNelayanPesisirUniversitas Terbuka
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

SNPMB, UNG Siapkan Sebanyak 7.059 Kursi Mahasiswa Baru

Next Post

India Peringati 150 Tahun Departemen Meteorologi

Postingan Terkait

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

7 September 2026
Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

26 Agustus 2026

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Next Post
India Peringati 150 Tahun Departemen Meteorologi

India Peringati 150 Tahun Departemen Meteorologi

TERBARU

Jalur Penyeberangan Selat Sunda Tidak Terganggu Letusan Gunung Anak Krakatau

8 Bandara Ditutup Sementara, BMKG Terus Memantau Pergerakan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kemenhub Siapkan Bandara Alternatif untuk Menghindari Penumpukan Penumpang

7 Bandara Termasuk Soekarno-Hatta Masih Ditutup Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 2.300 Penerbangan Terdampak

Penutupan 8 Bandara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menhub: Pastikan Pemeriksaan Pesawat Sebelum Beroperasi

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

AmsiNews

REKOMENDASI

Ada 3 Jenis Wisata Terumbu Karang, Apa Saja?

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

AMSI Kalimantan Barat Memilih Pengurus Baru Periode 2022 – 2025

Sebulan, 59.938 Orang Meninggal Dunia Karena Covid di Cina

Layanan Meteorologi Sangat Penting Bagi Perekonomian Laut

Korelasi Penyakit Menular Terkait Air dan Perubahan Iklim

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.