Sabtu, Mei 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Serangan Ubur-Ubur Api Paling Sering di Pesisir Selatan Pulau Jawa

redaksi
28 Agustus 2021
Kategori : Kajian, Kesehatan
0
Physalia physalis, Spesies Ubur-Ubur Paling Berbahaya di Laut

Ubur-ubur api (Physalia physalis) dan ilustrasi struktur keempat zooidnya. (Dunn, Pugh, & Haddock (2005) dan Munro et al. (2019)/FIRDAUS (2020)

Sejauh ini, informasi ilmiah mengenai ubur-ubur api di perairan Indonesia masih sulit diperoleh karena masih minimnya riset ubur-ubur api.
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi perkembangan riset ubur-ubur di Indonesia untuk merumuskan tindakan penanganan ledakan populasi ubur-ubur api yang efektif.

Tantangan lain adalah bagaimana respon ubur-ubur api terhadap perubahan iklim dan dampak negatif ubur-ubur api terhadap perikanan nasional.

Studi ekologi dan genetika populasi ubur-ubur api di perairan Indonesia saat ini menjadi salah satu fokus studi dari Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Ubur-ubur api merupakan kelompok hewan “pleustonik”, yaitu makhluk hidup yang hidup di permukaan air yang merupakan area kontak antara atmosfer dan air.

Ubur-ubur api satu-satunya anggota siphonophora yang bersifat pleustonik. Sifat pleustonik pada ubur-ubur api didukung oleh adanya pneumatophore yang membuatnya mampu tetap mengapung di permukaan air.

Terdapat simbiosis komensalisme ubur-ubur api dengan jenis ikan juvenil. Beberapa ikan juvenil diketahui sering terlihat berada dekat dengan ubur-ubur api.

Misalnya ikan Nomeus gronorii (man-of-war fish), Mupus maculatus (spotted ruff), Naucrates ductor (pilot fish), Macrorhamphosus scolopax (long snipefish) dan Caranx bartholomaei (yellow jack).

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: JellyfishLIPIPantai Selatan JawaSengatan Ubur-uburSumatera BaratUbur-ubur
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Memetakan Pusat Ekspor Perikanan di WPP 571

Next Post

Tsunami 2018 Akibat Longsoran Badan Gunung Anak Krakatau

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

21 Mei 2026
WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

19 Mei 2026

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Penderita Gondok di Gorontalo Kebanyakan Tinggal di Wilayah Non Pesisir

Next Post
Gunung Anak Krakatau

Tsunami 2018 Akibat Longsoran Badan Gunung Anak Krakatau

Komentar tentang post

TERBARU

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

UNG Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia

Indonesia Penghasil Biji Kakao dengan Karakter Rasa Khas

Kuda Laut Bukan Sekadar Satwa yang Unik

Wagub Gorontalo Ingatkan Temu Jurnalis Bukan Hanya Teknis, Tapi Ada Refleksi Media

UNG Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

AmsiNews

REKOMENDASI

Apa Itu Plankton?

BMKG Deteksi Fenomena Gelombang Rossby dan Kelvin di Indonesia

UNG Siap Sukseskan Program Nasional Makan Bergizi Gratis

Saling Tidak Percaya, Perlucutan dan Pengendalian Senjata Nuklir Menghadapi Krisis

Virus Corona, 92.8 Persen Responden Setuju Karantina Wilayah

Sebulan, 59.938 Orang Meninggal Dunia Karena Covid di Cina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.