Anak keempat, Hama-Aton, pemuda yang memahami semua ramalan seni secara detail suku aslinya Kipti, dipanggil dengan nama pendek ‘Ha’ adalah Ha-Anom atau Haman, badannya tinggi dan gagah, kulitnya gelap kedua bola matanya hijau memberi kesan misterius. Ha merupakan siswa yang paling dipantau para pendeta dan penasihat kerajaan. Ha sangat cocok menjadi seorang penasihat terlihat sejak kecil.
Dia memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap Ra, diantara tiga anak lainnya yang terpilih. Yes tak cocok dengannya. Menurut Ha, Yes memusnahkan energi kekuasaan Ra dengan sifat kerendahan hati dan kedermawanan. Mereka seperti empat burung, empat pilar, empat tembok dan empat unsur alam semesta, Udara, Tanah, Air dan Api, yang nantinya akan menjadi aktor dalam menjalankan roda pemerintahan Mesir
Simbol Udara yang berada di langit dan tempat tinggi, menjadi sumber pikiran bagi Ha, tepat menjadi simbol bagi Haman, idealisme yang tinggi, ego, pemaksa keputusan dan kekuasaan terwujud pada dirinya, hal ini membuatnya menjadi sombong, angkuh dan bahkan seorang yang curang.
Tanah merupakan simbol karun. Ka muda yang selalu ingin berpetualangan dan penemuan, kelebihan karun kecerdasan, kepercayaan diri dan keberanian. Sayang, kelebihan ini membuat karun menjadi seorang yang serakah, tak setia dan tak pernah puas.




