Cara ini, kata Menkes jauh lebih efisien dan efektif untuk menghasilkan riset inovasi yang berkelanjutan serta menghasilkan kebijakan, teknologi maupun dampak yang luas dan nyata untuk masyarakat.
Menurut Menkes sejak awal harus link and match dengan industri. Karena critical treeshold ada di situ, kalau itu tidak ada begitu masuk industri jadi jatuh. Itu yang harus match sejak awal.
“Makanya kita mau bangun ekosistem kedekatan antara industri dengan perguruan tinggi, lebih bagus lagi kalau bisa bekerjasama,” kata Menkes.
Selain dipadupadankan dengan pelaku industri, Menkes menjelaskan pentingnya penentuan prioritas riset. Hal ini bertujuan untuk menyelaraskan riset inovasi dengan kebutuhan yang ada, sehingga nantinya hasil riset dapat tepat sasaran dan tepat guna.
Menkes berharap peluang ini harus bisa dioptimalkan oleh perguruan tinggi guna menghasilkan penelitian yang mampu menjawab persoalan bangsa maupun global, saat ini maupun di masa depan.
Ketua Senat Akademik ITB, Hermawan Kresno Dipojono mengatakan akan segera menindaklanjuti arahan dan masukan dari Menkes dengan melakukan sinkronisasi dan kolaborasi dengan pemerintah serta pelaku industri.
Hal ini guna menghasilkan penelitian yang bersifat dari hulu ke hilir sehingga penelitian menghasilkan produk atau jasa yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.





Komentar tentang post