Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Mikroplastik Ditemukan di Salju Daerah Terpencil di Jepang

redaksi
24 Juli 2023
Kategori : Sampah & Polusi
0
Perlu Konsorsium Riset Sampah Plastik di Indonesia

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Ohno mengatakan mikroplastik ditemukan bahkan di daerah yang tidak terlalu terpengaruh oleh aktivitas manusia. Lebih banyak penelitian harus dilakukan karena mikroplastik di salju menimbulkan ancaman bagi ekosistem seperti halnya di lautan.

Menurut Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) lebih dari 430 juta ton plastik diproduksi setiap tahun.

Dua pertiganya adalah produk berumur pendek yang segera menjadi limbah, mengisi lautan dan, seringkali, masuk ke dalam rantai makanan manusia.

Salah satu warisan krisis polusi plastik yang paling merusak dan berumur panjang adalah mikroplastik, ancaman yang semakin besar bagi kesehatan manusia dan planet.

Partikel plastik kecil ini terdapat dalam barang sehari-hari, termasuk rokok, pakaian, dan kosmetik.

Riset UNEP menunjukkan bahwa penggunaan beberapa produk ini secara terus-menerus meningkatkan akumulasi mikroplastik di lingkungan.

Mikroplastik, yang berdiameter hingga lima milimeter, masuk ke laut dari sampah plastik laut yang terurai, limpasan dari pipa ledeng, kebocoran dari fasilitas produksi, dan sumber lainnya.

Ketika dicerna oleh kehidupan laut seperti burung, ikan, mamalia, dan tanaman, mikroplastik memiliki efek toksik dan mekanis, yang menyebabkan masalah termasuk berkurangnya asupan makanan, mati lemas, perubahan perilaku, dan perubahan genetik.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bahaya MikroplastikJepangMikroplastikMikroplastik di SaljuPolusi PlastikUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Intensitas Doksuri Meningkat Menjadi Topan Parah

Next Post

Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Postingan Terkait

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

17 Juni 2026
3 Tahun Darilaut.id

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

11 Juni 2026

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Next Post
Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Banyak Sampah Plastik, KKN UGM-UNG Menggelar Bersih Pantai Teluk Tomini

Komentar tentang post

TERBARU

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

AmsiNews

REKOMENDASI

Virus Corona, 204.545 Bantuan Sembako Telah Didistribusi bagi WNI di Malaysia

Pinisi Pusaka Indonesia Tiba di Marapokot

Mencairnya Lapisan Es Berdampak Besar Terhadap Sirkulasi Laut dan Ketahanan Pangan

Prof. Yuniarti Terpilih Sebagai Dekan Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG

Penyelundupan Terumbu Karang Masih Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Produksi Massal Banggai Cardinal Fish

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.