Dengan potensi sumberdaya ikan hias tersebut, diharapkan Indonesia menjadi negara produsen dan eksportir ikan hias terbesar di dunia. Ekspor ikan hias ini tanpa mengabaikan aspek perlindungan dan pelestarian.
Berbagai jenis ikan hias tersebut ada yang sebarannya terbatas di suatu lokasi, seperti spesies Banggai Cardinal Fish (BCF). Cardinal fish adalah jenis ikan hias endemik di kepulauan Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.
Ikan hias ini tidak ditemukan ditempat lain di dunia. Bagi masyarakat lokal Cardinal fish disebut dengan nama Bibisan atau Capungan.
Bibisan pertama kali ditemukan pada 1920 di kepulauan Banggai. Akibat perdagangan ikan hias dan kerusakan habitat, menyebabkan spesies ini terancam punah.
Karena terbatasnya sebaran ikan ini, lembaga konservasi International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah menetapkan satwa laut ini masuk dalam daftar spesies terancam punah.
Peneliti Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Daisy Wowor juga telah menemukan spesies udang endemik di danau Towuti, Sulawesi Selatan.
Spesis udang cantik endemik Sulawesi ini harlequin Caridina woltereckae ditemukan pada 2009.
Namun, ikan hias ini dalam kondisi kritis dan terancam punah. IUCN memasukkan Caridina woltereckae dalam daftar merah spesies terancam punah.





Komentar tentang post