Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan filamen cetak 3D yang terbuat dari termoplastik dan untuk mengkarakterisasi kinerja filamen termoplastik.
Penelitian dan pengembangan filamen dilakukan di Green Polymer Lab, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB.
Mardiyati mengawali penelitiannya pada 2016 dan selesai 2018. Penelitian ini berhasil mengembangkan filamen 3D printing dari sampah tutup botol yang berbahan dasar Polipropilena dan botol air mineral yang berbahan dasar PET. Penelitian ini pun sudah memiliki hak paten.
Filamen jenis ABS dan PLA sangat mahal dan tinggi di pasaran. Berangkat dari hal tersebut, tercetuslah ide pembuatan filamen dari sampah plastik menjadi produk.
“Kenapa kita tidak mencoba membuat filamen sendiri dari sampah plastik untuk bahan 3D printing,” kata Mardiyati.*





Komentar tentang post