Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

redaksi
10 Juni 2021
Kategori : Berita, Laporan Khusus, Sampah & Polusi
0
Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

Sampah botol plastik di laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga llmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Muhammad Reza Cordova, mengatakan, ancaman pencemaran sampah laut tidak akan langsung dirasakan.

Namun, ada perubahan perilaku yang tanpa disadari, kemudian gangguan hormon serta kelainan genetik. Bahkan penyakit kanker dan tidak menutup kemungkinan penyakit yang lebih aneh.

Perlu diketahui bersama bahwa 80% sampah laut berasal dari daratan. Hal ini akan berakibat pada pencemaran air, laut, tanah, udara oleh polusi sampah plastik.

Akibat yang lebih parah lagi adalah dari polusi ini akan berdampak bagi kesehatan, keanekaragaman hayati dan ekonomi.

Dalam webinar Jatuh Cinta (lagi) dengan Bumi Edisi 4, Senin 17 Mei 2021, dengan tema “Sampah Laut dan Kebangkitan Bangsa”, Reza mengatakan, ada hal yang lebih mengerikan lagi dari sampah plastik yang tidak terurai yaitu terbentuknya mikroplastik.

Mikroplastik terdiri dari tiga jenis yaitu mikroplastik yang berada di air, mikroplastik yang berada di sedimen, dan mikroplastik yang berada di ikan.

Menurut Reza, mikroplastik yang berada di dalam perut ikan sejumlah 0,25-1,5 partikel/gram ikan. Saat ikan dikonsumsi oleh manusia maka secara tidak langsung telah mengonsumsi mikroplastik yang berada di dalam perut ikan yang kemungkinan juga sudah tercemar dengan polutan lain yang menempel pada mikroplastik tersebut.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Biota LautLIPIMikroplastiksampah plastik
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Sampah Plastik Diubah Jadi BBM

Next Post

Prof John Ario Katili Pernah Ingatkan Patahan Aktif di Teluk Palu

Postingan Terkait

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

28 Juni 2026
Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

28 Juni 2026

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Next Post
Jembatan kuning palu

Prof John Ario Katili Pernah Ingatkan Patahan Aktif di Teluk Palu

Komentar tentang post

TERBARU

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

AmsiNews

REKOMENDASI

Tiga Pasang Capres-Cawapres Siap Menghadiri Deklarasi Kemerdekaan Pers

Banjir Merusak Jembatan di Maluku Tengah, Tanah Longsor Melanda Bolaang Mongondow Timur

Bekerja di Kapal Perikanan China, Awak Indonesia Terlantar di Pakistan dan Hilang di Perairan Aceh

Kapal Royce 1 Terbakar di Perairan Merak

315 Ribu Benih Lobster Diselamatkan dari Bandara Soekarno Hatta

KRI Kerambit-627 Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kalimantan Barat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.