Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Misteri Kehidupan Ubur-Ubur Api

redaksi
27 Agustus 2021
Kategori : Kajian, Kesehatan
0
Misteri Kehidupan Ubur-Ubur Api

Siput laut biru atau the blue dragon (Glaucus atlanticus) sedang memangsa ubur-ubur api. FOTO: PERRINE (2018)/FIRDAUS (2020)

Darilaut – Meski sudah dideskripsikan lebih dari 260 tahun lalu, ubur-ubur api dengan nama binomial Physalia physalis masih menyisakan misteri panjang.

Secara ilmiah, ubur-ubur api telah dipublikasikan oleh Linnaeus pada tahun 1758. Selama 2,5 abad, taksonomi hewan tersebut telah mengalami beberapa kali revisi.

Dalam jurnal Oseana (2020) peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Mochamad Ramdhan Firdaus, mengatakan ubur-ubur api selain menunjukan banyak fakta menarik, juga masih menyisakan banyak misteri bagi ilmuwan.

Firdaus menguraikan soal ubur-ubur api dengan judul “Aspek Biologi Ubur-ubur Api, Physalia physalis (LINNAEUS, 1758)“.

Sengatan ubur-ubur api dapat menyebabkan beberapa gangguan fisiologis. Orang yang tersengat ubur-ubur api dapat mengalami rasa terbakar pada kulit, eritema, sesak napas, kejang-kejang, hingga gagal jantung.

Yang masih menyisakan misteri adalah siklus hidupnya. Siklus hidup ini belum sepenuhnya diketahui karena fase telur dan planulanya belum terobservasi.

Selain itu, silang pendapat mengenai keanekaragaman ubur-ubur api masih belum menemui titik terang. Sebagian peneliti meyakini bahwa ubur-ubur api hanya terdiri dari satu jenis saja (monotypic), yaitu P. physalis, sedangkan P. utriculus (Gmelin, 1788) dan P. pelagica (Lammarck, 1801) masih jenis yang sama (sinonim).

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Blue DragonJellyfishLIPISengatan Ubur-uburSiput lautTremoctopusUbur-ubur
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Riwayat Tsunami Krakatau, Kapal Uap Berouw dan 600 Ton Karang Berpindah di Daratan

Next Post

Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Postingan Terkait

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

19 Oktober 2026
Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Hajar: Ratu Zamzam

16 Oktober 2026

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Panas Ekstrem Membahayakan Kesehatan Ibu dan Bayi

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Analisis Kesehatan WHO-WMO Menghadapi El Niño: Panas Ekstrem dan Curah Hujan Meningkatkan Penyebaran Penyakit

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Next Post
Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Komentar tentang post

TERBARU

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Nari Akan Mendarat di Hokkaido

Kinerja Ekspor Lobster Indonesia

Ribuan Tumbuhan Khas Indonesia Bersifat Endemik dan Langka

Sonny Mumbunan: Insentif Kawasan Konservasi Papua Barat dengan Indikator Tutupan Lahan

Guru Besar UNM Bahas Implementasi Kebijakan Publik di UNG

Hilal Ramadan 1447 H di Bawah Ufuk

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.