Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

102 Negara Bahas Biodiversitas dan Jasa Ekosistem di Jerman

redaksi
15 Juli 2022
Kategori : Berita
0
Ikan-ikan Karang Endemik di Halmahera

Survei ikan karang dan terumbu karang di Halmahera, Maluku Utara. FOTO: GR ALLEN

Darilaut – Sebanyak 102 negara, termasuk Indonesia, menghadiri pertemuan Intergovernmental Platform on Biodiversity and Ecosystem Services (IPBES) ke 9. Pertemuan ini berlangsung di Bonn, Jerman, pada 3 hingga 9 Juli 2022.

“Sebagai salah satu negara pemilik kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, Indonesia harus berperan aktif di IPBES,” kata Peneliti Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ruliyana Susanti, yang menghadiri pertemuan tersebut secara luring, sebagai alternate head of delegation Pemerintah Indonesia.

Oleh karena itu, menurut Ruliyana, pembahasan kelembagaan dan kontribusi Indonesia di IPBES perlu memperoleh perhatian lebih.

Selain Ruliyana, peneliti Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi yang hadir dalam pertemuan ini secara daring Gono Semiadi, sebagai head of delegation.

Gono mengatakan, IPBES adalah suatu forum/platform di bawah United Nations Environment Programme (UNEP) yang dibentuk tahun 2012 yang saat ini beranggotakan 139 negara.

“Tujuan dan misi IPBES adalah untuk memberikan dukungan data dan informasi ilmiah sebagai landasan dalam pengambilan keputusan pada konvensi terkait, tidak terbatas pada Konvensi Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity/CBD), di mana Indonesia telah meratifikasinya,” katanya.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BiodiversityBRINInger Andersonkeanekaragaman hayatiUNEP
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Apa yang Istimewa Saat Supermoon 14 Juli Tahun Ini?

Next Post

Banjir Menghanyutkan Puluhan Rumah di Pati

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi PBB untuk Integritas Informasi Media Pers

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

18 April 2026
Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

18 April 2026

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Next Post
Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Banjir Menghanyutkan Puluhan Rumah di Pati

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

AmsiNews

REKOMENDASI

Digitalisasi Desa untuk Kembangkan Potensi Wisata dan Artisan Lokal

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Dekat Guam dan Kepulauan Mariana Utara

Arab Saudi Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

Penjual Ikan Napoleon dan Penyu Ditangkap

Ada Makhluk Hidup Terkecil di Balik Batu Kapur Gorontalo

Deklarasi PBB: Lingkungan yang Sehat Hak Asasi Manusia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.