Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Sistem Peringatan Dini dan Evakuasi Bencana

redaksi
1 Oktober 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Widodo S Pranowo

Peneliti di Laboratorium Data Laut & Pesisir, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia, Kementerian Kelautan dan Perikanan. FOTO: DOK. ISTIMEWA

INDONESIA termasuk daerah potensial bencana tsunami. Semestinya, dengan kondisi daerah kepulauan yang telah ditandai potensial terjadi bencana, peristiwa gempa dan tsunami, sudah menjadi bagian keseharian untuk mitigasi.

Upaya sejumlah ilmuwan kelautan dan pemerintah untuk mengurangi kerugian sudah dilakukan empat dekade lalu.

Pada 25 Oktober 1977, telah dibentuk Kelompok Kerja Tsunami. Kelompok Kerja aktif berupaya mengurangi kerugian jiwa dan materi akibat tsunami.

Kelompok ini menyusun sistem peringatan dini (early warning system) bahaya tsunami di Indonesia kerjasama internasional.

Setelah tsunami yang berpusat di Aceh, menurut peneliti Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr Ing Widodo S Pranowo, Indonesia dan Jerman membangun sistem peringatan dini tsunami. Perangkat teknis sudah dipasang di beberapa perairan Indonesia.

Perangkat teknisnya sumbangan Jerman kepada Indonesia, dengan nilai 40 juta Euro. Sistem ini dikenal sebagai GITEWS (German Indonesian Tsunami Early Warning System).

Di awal pengembangan sistem ini, kendala yang dihadapi, Terdapat komponen alat yang hilang. Ini yang menyebabkan sistem ini belum berjalan maksimal. Pada 2007, sistem ini sudah bisa dijalankan ketika terjadi gempa di Bengkulu.

Pada 2008, dikembangkan menjadi InaTews (Indonesia Tsunami Early Warning System).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGGempatsunami
Bagikan10Tweet2KirimKirim
Previous Post

Tanda-Tanda Tsunami

Next Post

Cerita Orang-Orang Tua Tentang Tsunami

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Cerita Orang-Orang Tua Tentang Tsunami

Cerita Orang-Orang Tua Tentang Tsunami

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

AmsiNews

REKOMENDASI

Kembangkan Satelit Meteorologi, Prof. XU Jianmin Terima Penghargaan WMO

Topan Kong-rey Dapat Mendarat di Taiwan

Konsultasi UNESCO, Indonesia komitmen Perjuangkan Kompensasi Karya Jurnalistik yang Dimanfaatkan Platform Digital

Tinggi Animo Masyarakat Ikut Mudik Gratis Kapal Laut dengan Sepeda Motor

BMKG Prediksi ENSO dan Peluang El Nino Tahun 2026

Banyak Faktor penyebab Kebocoran Pipa Gas Bawah Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.